'Ada Satu Jasad Korban Tsunami yang Menggunakan Emas'

Boy Nashruddin - habadaily
24 Des 2018, 16:51 WIB
'Ada Satu Jasad Korban Tsunami yang Menggunakan Emas' Warga Kajhu relokasi 13 jasad korban tsunami di Dusun Keude Aron, Kajhu, Baitussalam, Aceh Besar | Foto Istimewa

HABADAILY.COM - Sebanyak 13 korban tsunami yang dipindahkan dari pemakaman darurat Dusun Keude Aron, Kajhu, Baitussalam, Aceh Besar tidak memiliki identitas. Namun, belasan jasad korban tsunami tersebut masih diketahui jenis kelaminnya.

"Ada 13 jasad yang dipindahkan, yang terdiri dari 7 jasad laki-laki dan 6 perempuan. Dari total 13 jasad tersebut, tiga di antaranya anak-anak yang terdiri dari 2 perempuan dan satu laki-laki," kata Firman, salah satu warga Dusun Keude Aron, Kajhu saat ditemui di lokasi, Senin (24/12/2018).

Dia mengatakan dari belasan jasad korban tersebut ada satu di antaranya yang memiliki emas. "Ada emas di tengkoraknya, tetapi tidak kita ambil. Ada juga yang masih mengenakan celana dalam dan bra," kata Firman.

Sebelumnya diberitakan, warga Aceh Besar kembali merelokasi 13 jasad korban tsunami dari Dusun Keude Aron, Gampong Kajhu, Baitussalam. Ke 13 jasad tersebut dipindahkan ke lokasi baru di kawasan depan Lembaga Permasyarakatan (LP) Kajhu.

Baca: Lagi, Warga Kajhu Relokasi Jasad Korban Tsunami Aceh

Firman mengatakan pemindahan jasad korban tsunami ini sengaja dilakukan karena lokasi yang berada tepat di depan Masjid Kajhu tersebut hendak dibangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Selain itu, lokasi yang awalnya adalah pabrik dan kolam ikan sebelum tsunami tersebut juga bakal dibangun perumahan oleh developer.

Sementara itu, Said Ramadhan, salah satu warga Kajhu yang mengaku terlibat dalam penguburan korban tsunami pasca bencana mengatakan, insiatif menggali makam di lokasi tersebut dilakukan terpaksa. Pasalnya, usai tsunami menghumbalang Kajhu, mobilisasi alat berat dan angkutan untuk evakuasi jenazah sulit dilakukan. 

"Banyak orang yang tidak kita kenali karena ada korban yang tinggal tulang, ada yang terjepit beton. Ada dua orang yang kita ambil, satu perempuan satu anak-anak, mayat terjepit tembok. Kita berharap ada bachoe pada saat itu, pas kebetulan untuk dua mayat tersebut dipindahkan bachoe," ungkap Said Ramadhan.

Dia menyebutkan lokasi makam darurat untuk korban tsunami di Dusun Aron tersebut telah ditandai. Sehingga pada saat pembangunan dilakukan di kawasan, warga dengan segera memberitahukan jika di lokasi itu terdapat makam para korban tsunami.

Dengan dibongkarnya makam korban tsunami di Keude Aron tersebut, maka sudah 59 jasad korban tsunami yang direlokasi ke depan Lapas Klas II B Kajhu. Sebelumnya, warga juga menemukan 46 jasad korban tsunami di Gampong Lamseunong, Baitussalam, Aceh Besar. Puluhan jasad tersebut juga direlokasi ke depan LP Klas II B Kajhu.[bna]

Loading...