Sorot BPKS, Nova Iriansyah: Tidak Perlu Bantah Setiap Kritikan

Redaksi - habadaily
18 Des 2018, 13:30 WIB
Sorot BPKS, Nova Iriansyah: Tidak Perlu Bantah Setiap Kritikan Istimewa

HABADAILY.COM - Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Aceh Nova Iriansyah, menyebutkan BPKS merupakan lembaga yang dipercaya untuk mengelola Kawsan Pelabuhan Bebas dan Perdagangan Bebas dan Perdagangan Bebas Sabang, yang ditetapkan dengan undang-undang.

BPKS juga disebutkan bukan sebuah lembaga politik sehingga Nova berharap manajemen dapat bekerja sesuai tupoksi yang ditentukan.

Hal ini disampaikan Nova Iriansyah saat membuka Focus Group Discussion  (FGD) tentang BPKS terkait Penguatan dan Pemanfaatan Kawasan Sabang Untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Aceh. FGD dilaksanakan di Hotel Kriyad Muraya, Senin (17/12/2018). 

Ikut hadir dalam kegiatan ini para pimpinan dan manajemen Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS), seperti Kepala BPKS Sayid Fadhil, Ketua YARA Safaruddin, Rahmat (Staf Ahli Gubernur), Rustam Effendi (Akademik), Jafar (Mewakili Bupati Aceh), T Nazuarsyah (Anggota Dewan Kawasan Sabang), Deputi Umum BPKS DR Muslem Daud, Deputi Tekbang Fauzi Umar, para Manajen BPKS, para SKPK dan sejumlah wartawan. 

Dalam kesempatan tersebut, Nova menyatakan BPKS merupakan lembaga yang dipercaya untuk mengelola Kawsan Pelabuhan Bebas dan Perdagangan Bebas dan Perdagangan Bebas Sabang, yang ditetapkan dengan undang-undang.

“Dengan terselenggara FGD ini kiranya menjadi evaluasi apa yang selama ini menjadi kendala dan kekurangannya,” tegs Nova Iriansyah.

Nova mengatakan jika ada kritikan yang selama ini disampaikannya bukan atas kepentingan pribadi atau selaku Plt Gubernur. Namun, kritikan itu datang dari Ketua DKS sebagai yang ditunjukan untuk mengawasi BPKS. 

"Oleh sebab itu, tidak perlu setiap kritikan harus dibantah, tetapi yang perlu dilakukan oleh pimpinan BPKS adalah evaluasi," katanya.

Dijelaskan, BPKS diawasi DKS yang beranggota Wali Kota Sabang dan Bupati Aceh Besar. Sementara untuk setiap kegiatan, pihak BPKS harus berkoordinasi dengan Ketua dan Anggota DKS, dengan tidak mengambil langkah-langkah sepihak tanpa berkoordinasi dengan DKS. 

“Untuk itu, kritikan yang saya sampaikan selama ini agar Sabang lebih baik, karena Sabang merupakan kawasan surga yang hanya tinggal memoles saja Sabang akan menjadi daerah terkenal di dunia. Pasalnya, Sabang memiliki segalanya seperti keindahan bawah laut, danau yang menakjubkan dan lintasan armada kapal-kapal internasional,” tambahnya.

Sebagai Ketua DKS Nova Iriansyah juga berharap apa yang telah terjadi di masa lalu sekiranya dapat menjadi sebuah pengalaman dan ditinggalkan. Selain itu, pengalaman yang buruk juga diminta menjadi tolok ukur kegagalan. "Perlu saya meminta agar diskusi ini mendapat hasil yang positif untuk Sabang yang lebih baik," katanya lagi. 

Sementara itu Kepala BPKS Sayid Fadhil, di sela-sela FGD mengatakan apa yang disampaikan gubernur merupakan masukan buat BPKS. Dia mengibaratkan, seperti orang tua menegur anaknya.

Sayid juga mengatakan apa yang disampaikan Plt Gubernur menjadi bumbu buat manajemen BPKS, "khususnya bagi saya pribadi untuk mengevaluasi kinerja yang lebih baik."

"Apa yang disampaikan Gubernur itu, sangat benar dan saya terima dengan lapang dada, karena Ketua DKS jika dalam rumah tangga ibarat orang tua, tentunya berkewajiban membina anaknya agar dalam hidupnya harus lebih baik. Dengan kegiatan FGD ini, semua semakin baik bahkan semakin dekat," ujar Sayid Fadhil.[bna/ril]

Loading...