Proyek tak Kunjung Selesai, Pamsimas Diminta Kembalikan Uang Desa Rp35 Juta

Ahmad - habadaily
06 Des 2018, 10:20 WIB
Proyek tak Kunjung Selesai, Pamsimas Diminta Kembalikan Uang Desa Rp35 Juta Ilustrasi

HABADAILY.COM - Kepala Desa Kahat, Rosbi, kesal dengan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) yang tak kunjung selesai. Padahal, pihaknya telah menggelontorkan duit senilai Rp35 juta bersumber dari Anggaran Dana Desa (ADD) untuk program tersebut.

Rosbi mengatakan pengerjaan sarana air bersih tersebut sudah dilakukan sejak 2017 lalu. Namun, sarana tersebut belum juga berfungsi hingga akhir 2018.

"Padahal sangat dibutuhkan warga saya. Bila juga nantinya tidak serius diselesaikan hingga berfungsi, saya minta dikembalikan dana ADD sebanyak Rp 35 juta untuk kegiatan Pamsimas itu," kata Rosbi kepada HABADAILY.COM, Rabu (05/12/2018).

Dia mengatakan saluran air bersih yang dibangun Pamsimas tersebut mencapai 1.000 meter. Hingga saat ini, realisasi di lapangan baru mencapai 80 persen. 

Rosbi menyebutkan selama ini warga desa Kahat menggunakan air hujan dan sungai untuk kebutuhan sehari-hari. 

Dia juga meminta pihak Pamsimas untuk membongkar pipa dan bangunan yang terlanjur dibangun tersebut. "Mereka telah mengecewakan seluruh warga desa, dan ini harus ditanggapi serius oleh pihak Pamsimas," ujarnya lagi.

Selama ini, sebanyak 571 jiwa dengan 151 Kepala Keluarga yang hidup di Desa Kahat kesulitan menemukan sumber mata air. Parahnya lagi, perusahaan daerah air minum di Simeulue juga belum membangun instalasi air bersih untuk Desa Kahat.[boy]

Loading...