Menumpang Perahu Kayu, Warga Rohingya Berlabuh di Aceh Timur

Redaksi - habadaily
04 Des 2018, 17:24 WIB
Menumpang Perahu Kayu, Warga Rohingya Berlabuh di Aceh Timur Migran asing kembali sambangi Aceh di Kuala Idi, Aceh Timur, Selasa (04/12/2018).

HABADAILY.COM - Migran Rohingya dari Myanmar kembali berdatangan ke Aceh. Kali ini, etnis minoritas dari negara Aung San Suu Kyi tersebut berlabuh di Kuala Idi, Aceh Timur, Selasa (04/12/2018).

Para pengungsi Rohingya sebanyak 20 orang tersebut dikabarkan masuk ke perairan Aceh pada pukul 08.00 WIB dengan menumpang satu unit perahu kayu. Semuanya adalah pria dan di antaranya juga terdapat anak di bawah umur.

Data yang diterima dari SAR Aceh Timur diketahui para pengungsi ini terdiri dari Hafiz Muhammad Ismail (20), Muhammat Take (18), M Amin (14), Nur Islam (19), Suimamba (50), Abd Karim (14), M Hayas (15), M Salim (27), Amir Ali (28), Solomullah (20), M Nursyumi (18), dan Abd Maus (16).

Selanjutnya, Harusyik (16), Abd Rohim (14), M. Idris (18), Rusyi Tamot (28), Abd Risyik (19), Syakkara Homna (23), dan M Zubir (14).

Hingga saat ini belum diketahui sudah berapa lama para pengungsi tersebut berada di laut. 

"20 orang pengungsi warga Rohingya berlayar menggunakan kapal kayu dengan ukuran panjang 6 meter dan lebar 2 meter, serta menggunakan mesin 16 PK. Dari atas kapal mereka juga terdapat sisa bahan bakar sebanyak 300 liter," ujar Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro, SIK, seperti dilansir dari Tribrata Polda Aceh.

Humanitarian Koordinator Yayasan Geutanyoe, Nasruddin, membenarkan adanya pendaratan 20 orang pengungsi di Kuala Idi. Dia juga mengaku Yayasan Geutanyo sudah di lokasi untuk memberikan bantuan darurat.

"Tadi mereka sudah diberikan makanan juga oleh masyarakat dan mendapat bantuan sementara dari Dinas Sosial," kata Nasruddin kepada HABADAILY.COM, Selasa petang.

Ke semua pengungsi tersebut, menurut Nasruddin, berada di usia produktif. Hanya satu orang di antaranya yang usia lanjut. "Ada juga anak-anak usia 14 tahun, dua orang," kata Nasruddin lagi.

Namun, kata dia, hingga saat ini para pengungsi yang diduga asal Myanmar tersebut masih berada di bawah penanganan Pemkab Aceh Timur. Selain itu, Nasruddin juga menyebutkan sempat terjadi misskomunikasi dalam penanganan warga Rohingya kali ini.

"Pemerintah menganggap para pengungsi ini belum tentu dari Rohingya (Myanmar). Saat ini mereka sudah dibawa ke Kantor Imigrasi di Langsa untuk mengonfirmasi (identitas)," kata Nasruddin lagi.

Pihaknya juga belum mengetahui bagaimana langkah lanjutan untuk para pengungsi ini, "apakah bakal ditampung di Aceh Timur atau dibawa ke Langsa."[boy]

Loading...