Oknum Polres Aceh Timur Ditangkap Bawa 2 Kg Sabu

Hafiz Erzansyah - habadaily
06 Agt 2018, 13:43 WIB
Oknum Polres Aceh Timur Ditangkap Bawa 2 Kg Sabu Ilustrasi

HABADAILY.COM  - Tim gabungan Polres Aceh Timur menangkap seorang anggota Polri berangkat Aipda berinisial ID yang bertugas di jajaran Polres Aceh Timur, karena membawa dua kilogram sabu. Menurut informasi dihimpun, ID ditangkap di kawasan Peureulak Timur, kemarin.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro yang dikonfirmasi membenarkan perihal tersebut. "Iya, ada satu oknum polisi yang ditangkap karena bawa sabu," ujarnya melalui telepon seluler, Senin (06/08/2018) siang.

Dikatakan, pelaku ditangkap di kawasan Jalan Banda Aceh-Medan berdasarkan informasi masyarakat tentang adanya transaksi sabu berjumlah besar. Sebelumnya, diamankan seorang tersangka lain yakni BH, warga Peureulak Kota. Tertangkapnya ID atas keterangan BH sendiri.

"Ada informasi masyarakat bahwa ada orang yang membawa sabu, dari tersangka ditemukan barang bukti dua kilogram sabu," kata AKBP Wahyu Kuncoro.

Hingga saat ini, kedua pelaku yakni BH dan ID masih diamankan di Mapolres Aceh Timur beserta barang bukti dua kilogram sabu untuk diproses lebih lanjut. "Masih diamankan guna diproses lebih lanjut," tambahnya.

Beberapa waktu lalu, polisi juga menangkap dua personel Sat Resnarkoba Polres Langsa yang bertugas di BNNK Langsa atas keterlibatan peredaran narkoba. Keduanya yakni Y dan A, yang juga ditangkap berdasarkan pengembangan kasus yang dilakukan.

100 Kg Ganja

Sementara itu informasi lainnya yang diperoleh, dua warga Aceh Timur ditangkap personel Dit Resnarkoba Polda Sumatera Utara karena membawa dan menjual ganja kering seberat 100 kilogram. Keduanya ditangkap di Jalan Medan-Binjai tepatnya di SPBU Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang, Sumut.

Kedua pelaku yakin I S alias Din (28) dan AR (19), warga Kecamatan Lokop Serbajadi, Aceh Timur. Penangkapan dilakukan petugas yang menyamar sebagai pembeli setelah mendapatkan informasi masyarakat tentang adanya warga Aceh yang hendak menjual ganja dalam jumlah besar.

Dalam transaksi itu, pelaku menawarkan seharga Rp 2,5 juta untuk 100 kilogram ganja tersebut kepada petugas. Keduanya pun ditangkap setelah terjadi kesepakatan untuk bertransaksi di lokasi penangkapan.

Dari penangkapan ini, selain mengamankan kedua pelaku dan 100 kilogram ganja, polisi juga mengamankan satu unit mobil Daihatsu Xenia yang digunakan keduanya untuk bertransaksi. Keduanya pun diboyong petugas ke Mapolda Sumut untuk diproses lebih lanjut.

Masih menurut informasi yang diperoleh, S dan AR memperoleh keuntungan senilai Rp 250 ribu per kilogramnya jika ganja tersebut laku. Keuntungan ini diperoleh dari sang pemilik yang berinisial A (masih buron). Diduga, kedua pelaku melakukan aksi ini karena desakan ekonomi. [jp]

Loading...