Diduga Baru Tahap Awal

Ini Nama-nama PNS Berijazah Palsu di Pemkab Simeulue

Redaksi - habadaily
04 Agt 2018, 22:18 WIB
Ini Nama-nama PNS Berijazah Palsu di Pemkab Simeulue

HABADAILY.COM – Pemerintah Kabupaten Simeulue akhirnya mengumumkan nama-nama para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memalsukan ijazah. Untuk tahap awal ini, jumlah mereka ada 18 pegawai yang tersebar di sejumlah instansi di Pemkab setempat.

Dari data diperoleh, ijazah yang dipalsukan oleh 18 pegawai (kini disebut ASN) tersebut, yakni tingkat strata satu (S-1). 16 diantaranya Sarjana Ekonomi (SE), seorang Sarjana Ilmu Sosial (S.Sos) dan satu orang lainnya dari Sarjana Sain Terapan (S.ST).

Sebelumnya, ke 18 pegawai ini lulus menjadi PNS di Pemkab Simeulue dengan ijazah tingkat atas (SMA/sederajat). Kemudian mereka memalsuka ijazah S-I untuk kenaikan pangkat/golongan.  Bahkan salah seorang diantaranya kini sudah mengantongi pangkat IV/a.

BACA: Tim Kantongi Identitas Dalang Pembuat Ijazah Palsu

“Golongan para PNS tersebut kita kembalikan ke tingkat sebelum penyesuaian dengan ijazah yang mereka palsukan. Sedangkan kerugian negara yang ditimbulkan selama mereka mendapat gaji setelah penyesuaian, masih dihitung. Mereka nantinya harus mengembalikannya ke negara melalui kas daerah Pemkab Simeulue,” kata Bupati Simeulue,Erly Hasim, Sabtu (04/08/2018) di Sinabang. 

Mereka adalah:

JMR, SE (kini bekerja di  Dinas) dengan pangkat sebelum penyesuaian (II/a), setelah penyesuain (III/a) dan sekarang (III/c). Paska ditemuka berijazah S-I palsu, pangkatnya diturunkan kembali ke (II/a).

SDA, SE (bekerja di dinas), pangkat sebelum penyeseuaian (III/A), setelah penyesuaian (III/b) dan sekarang (III/C) dan diturunkan kembali (III/a)

ZLK, S.Sos (di sekcam),sebelum penyesuaian (II/c), sesudah penyesuaian (III/a) dan sekarang III/b dan kini diturunkan menjadi (II/c).

ASM, SE (Kasubag UK). Sebelum penyesuaan (II/b) setelah penyesuaian (III/A) pangkat sekarang (III/B) diturunkan menjadi II/C

MSA, SE (di sekcam) sebelum penyesuaian (II/a), setelah penyesuaian (III/b) dan sekarang (III/b), kini diturunkan mejadi (II/a).

ZLF, SE (di sekcam) sebelum penyesuaian (II/b), setelah penyesuaian (III/a) dan sekarang (III/), kini diturunkan mejadi (II/b).

RGH,SE (di dinas) sebelum penyesuaian (II/a), setelah penyesuaian (III/a) dan sekarang (III/b), kini diturunkan mejadi (II/a).

DIF, SE (di badan) sebelum penyesuaian (II/b), setelah penyesuaian (III/a) dan sekarang (III/b), kini diturunkan mejadi (II/b).

TED, SE (di dinas) sebelum penyesuaian (II/b), setelah penyesuaian (III/a) dan sekarang (III/b), kini diturunkan mejadi (II/b).

RSF, SE ( di badan) sebelum penyesuaian (II/c), setelah penyesuaian (III/a) dan sekarang (III/b), kini diturunkan mejadi (II/c).

ZHS, SE (badan) sebelum penyesuaian (II/c), setelah penyesuaian (III/a) dan sekarang (III/b), kini diturunkan mejadi (II/c).

LSN, SE (staf nontruktural) sebelum penyesuaian (II/d), setelah penyesuaian (III/a) dan sekarang (III/b), kini diturunkan mejadi (II/d).

MSF,SE (di sekcam) sebelum penyesuaian (III/d), setelah penyesuaian (III/d) dan sekarang (IV/b), kini diturunkan mejadi (III/d).

AFD, SE (di dinas) sebelum penyesuaian (II/b), setelah penyesuaian (III/a) dan sekarang (III/b), kini diturunkan mejadi (II/b).

MRJ, SE (di badan) sebelum penyesuaian (II/b), setelah penyesuaian (III/a) dan sekarang (III/b), kini diturunkan mejadi (II/b).

ADH, SE (di sekcam) sebelum penyesuaian (II/b), setelah penyesuaian (III/a) dan sekarang (III/b), kini diturunkan mejadi (II/b).

DFT, SE (di dinas) sebelum penyesuaian (II/a), setelah penyesuaian (III/a) dan sekarang (III/b), kini diturunkan mejadi (II/a).

SJA, S.ST (di dinas) sebelum penyesuaian (II/c), setelah penyesuaian (III/a) dan sekarang (III/a), kini diturunkan mejadi (II/c).

Ada juga salah seorang PNS di Kabupaten Simeulue yang akan dipecat dari PNS karena sudah 2 tahun tidak menjalankantugasnya sebagai aparatur sipil negara (indisipliner). PNS tersebut berinisial JL yang selama ini diperbantukan salah satu lembaga nonstruktural di Simeulue. []

BACA  JUGA: PNS Ijazah Palsu: Rugikan Negara, Permalukan Daerah dan Korpri

Loading...