TNI Buka Jalan Penghubung Antar Dua Kecamatan di Simeulue

Ahmadi - habadaily
10 Jul 2018, 20:29 WIB
TNI Buka Jalan Penghubung Antar Dua Kecamatan di Simeulue Bupati Erly Hasim menyerahkan dokumen berita acara pelaksanaan TMMD Reguler ke 102, kepada Dandim 0115 Simeulue, Letkol Inf Awang Danuarto selaku Dansatgas TMMD Reguler ke 102, Selasa (10/07/2018) | Ahmad | Habadaily.com

HABADAILY.COM  - TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) membuka ruas jalan penghubung antar dua kecamatan di Kabupaten Simeulue.  Jalan tersebut sepanjang 5.600 meter dan lebar 9 meter menghubungkan Kecamatan Simeulue Barat – Kecamatan Salang.

Pembukaan jalan dimulai dari Desa Kenangan Jaya, Kecamatan Salang menuju Desa Sigulai, Kecamatan Simeulue Barat yang melintasi pegunungan situfo atau gunung tujuh. Kegiatan ini merupakan TMMD Reguler ke 102 dengan tema "TMMD Manunggal Berkarakter Generasi Milenial" yang melibatkan 150 personil dari unsur TNI AD, AL, AU, Polisi serta Pemerintah Kabupaten Simeulue dan masyarakat.

"Hari ini, merupakan sejarah untuk Simeulue dari TNI, bahwa TMMD membuka akses vital jalan umum yang menghubungkan dua kecamatan, dan akan memberikan dampak untuk perekonomian dan kesejahteraan kepada masyarakat, dan kita mendukung program ini," kata Bupati Simuleue Erly Hasim saat membuka TMMD tersebut, Selasa (10/07/2018).

Dia juga meminta masyarakat setelah tuntas untuk dilakukan pemeliharaan dan perawatan, karena menelan anggaran dengan total sekitar Rp 2.360.500.000, yang bersumber dari anggaran Mabes TNI Rp 360.500.000 dan anggaran APBK Simeulue Rp 2 miliar.

Untuk percepatan pembangunan bidang jalan di Kabupaten Simeulue sebut, Erly Hasim, pihaknya sedang melakukan pemetaan, termasuk program pembangunan ruas jalan antar Kecamatan lainnya, dari Desa Latitik Kecamatan Simeulue Tengah, menuju Desa Kuala Bakti, Kecamatan Teluk Dalam , yang juga menebus pegunungan Desa setempat.

"Untuk percepatan pembangunan sektor sarana jalan, saat ini kita sedang melakukan pemetaan, termasuk rencana membuka dan membangun ruas jalan antar Kecamatan lainnya, yakni dari Desa Latitik Kecamatan Simeulue Tengah ke Desa Kuala Bakti, Kecamatan Teluk Dalam", imbuhnya.

Erly Hasim, juga kembali menambahkan untuk jalan yang dibangun TMMD ini, karena nantinya ada yang belum tuntas seperti panjang dan lebar, maka Pemerintah Kabupaten Simeulue, memiliki kewajiban untuk peningkatan, hingga jalan itu diaspal sehingga dipastikan aktivitas roda perekonomian meningkat dratis.

Program TMMD Reguler ke 102 dengan pembukaan akses isolasi ruas jalan antar Kecamatan Salang dan Kecamatan Simeulue Barat, yang melintasi pegunungan itu, dijelaskan Letkol Inf Awang Danuarto, Dandim 0115 Simeulue, selaku Dansatgas TMMD Reguler ke 102 tahun 2018.

"TMMD ini merupakan kerjasama antara TNI dengan masyarakat, untuk membantu Pemerintah Daerah, salah satunya membangun infrastruktur dengan membuka akses jalan yang menghubungkan dua Kecamatan dan Desa, kalau sekarang ini yang ada akses jalan lingkar yang membutuhkan waktu lama sekitar 3 jam, dan kalau jalan yang sedang dibangun ini, hanya butuh 30 menit", katanya.

Dia merincikan, program TMMD Reguler ke 102 itu, yang melibatkan sejumlah alat berat untuk pembuatan Badan Jalan sepanjang 4.000 meter dan peningkatan badan jalan 1.600 meter, dengan total 5.600 meter, serta termasuk pembuatan 12 unit jembatan Kayu, yang bervariasi panjang mulai dari 2 meter hingga 12 meter dan lebar jembatan 6 meter.

Dalam program TMMD itu, juga dilakukan sejumlah kegiatan non fisik lainnya, bakti sosial, kesehatan, penyuluhan narkoba, hukum, pertanian dan perikanan. "Program TMMD ini, selain sasarannya fisik, juga non fisik, seperti penyuluhan", imbuhnya.

Pembangunan akses jalan ruas yang menghubungkan dua Kecamatan itu, merupakan terobosan yang ditunggu pihak masyarakat setempat, hal itu dijelaskan Makmur (55), salah seorang mantan warga Desa Kenangan Jaya, Kecamatan Salang.

"saya lahir dan dibesarkan di desa ini, saat mengetahui ada program TNI membuka jalan melintasi gunung Situfo dari sini ke Simeulue Barat, sudah lama jalan itu dicita-citakan, alhamdulillah hari ini telah terpenuhi dan dulu perna dibuat jalan itu, tapi tidak tuntas", katanya. [jp]

Loading...