Pohon Tumbang Memakan Korban Jiwa Pengendara Motor

Redaksi - habadaily
10 Jul 2018, 10:59 WIB
Pohon Tumbang Memakan Korban Jiwa Pengendara Motor

HABADAILY.COM - Pohon tumbang akibat angin kencang dan hujan deras selama dua hari di Banda Aceh membuat pohon  tumbang memakan korban jiwa pengendara sepeda motor, Busnatul Arifin (30), Selasa (10/7/2018) warga Gampong Lambhuk, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh.

Pohon cemara yang berada di Jalan Inspeksi Krueng Aceh tepi kali sudah tumbang sejak tadi malam. Bustanul tewas setelah menabrak pohon tersebut saat hendak pergi berjualan di Peunayong, Banda Aceh setelah subuh dengan mengendarai sepeda motor.

Kepala Desa Lambhuk, Rustam mengatakan, pohon tersebut sudah tumbang sekitar pukul 01.00 WIB dini hari. Diperkirakan korban tidak melihat ada pohon tumbang saat mengendarai sepeda motor setelah subuh.

“Setelah 30 menit kejadian baru diketahuo oleh warga untuk diselamatkan,” kata Rustam.

Jalan tepi kali itu memang sepi dari pengendara motor. Terlebih lagi di lokasi kejadian penerang lampu jalan pun minim. Ditambah lagi sedikit jauh dari rumah warga.

Rustam menjelaskan, korban yang baru menikah belum setahun itu diperkirakan menabrak pohon yang telah tumbang. Sepeda motor korban masuk ke pohon yang tumbang tersebut. Sedangkan korban terpentar ke belakang juga tersangkut di pohon yang tumbang tersebut.

“Korban mengalami luka di kepala, saat itu langsung dibawa ke rumah sakit dan meninggal di rumah sakit,” jelasnya.

Pantauan habadaily.com di lokasi, darah segar tampak terlihat di bawa batang pohon yang tumbang. Korban ternyata ada menggunakan helm, tampak jelas dalam helm korban darah segar.

Sekira pukul 09.00 WIB, korban langsung dibawa ke kampung kelahirannya di Gampong Talang, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar untuk disemanyamkan. Tampak terlihat istrinya duduk di kepala dalam mobil ambulance sambil terus menangis ditemani kerabatnya.

“Korban baru menikah dan belum punya anak,” jelasnya.

Pohon yang tumbang itu langsung dibersihkan oleh petugas Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Banda Aceh. Sedangkan darah segar yang masih tersisa di jalan dibakar oleh petugas yang membersihkan pohon tersebut.[acl]

Loading...