Massa KMAB Siap Jemput Irwandi Yusuf ke Gedung KPK

Redaksi - habadaily
09 Jul 2018, 12:28 WIB
Massa KMAB Siap Jemput Irwandi Yusuf ke Gedung KPK Massa KMAB dalam aksi damai permintaan penangguhan penahanan kepada Irwandi Yusuf yang kini ditahan KPK atas dugaan kasu suap dana Otsus Aceh. Aksi berlangsung di depan Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Senin (09/07/2018) | IS

HABADAILY.COM – Massa yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Aceh Bersatu (KMAB) menyatakan siap menjemput Irwandi Yusuf, Gubernur Aceh non aktif ke Jakarta apabila KPK tidak memberi penangguhan penahanan kepada Irwandi.

“Irwandi Yusuf harus dikembalikan ke Aceh tanpa syarat. Untuk hari ini hanya segelintir orang saja mewakili. Kami akan turun sampai ke Jakarta sekalipun untuk membawa pulang Irwandi,” kata Koorlap KMAB, Fahmi Nuzula pada aksi damai meminta KPK memberi penanguhan kepada Irwandi Yusuf di depan Masjid Raya, Banda Aceh, Senin (09/07/2018).

BACA: Seribuan Warga Aceh Minta KPK Tangguhkan Penahanan Irwandi Yusuf

“Kita akan menjemput Irwandi sampai ke gedung KPK. Irwandi adalah tokoh perdamaian, bila beliau tidak ada, kami pemuda Aceh akan bangkit,” timpal Ketua Forkab Polem Muda, Ahmad Yani.

Dalam pernyataan sikap KMAB juga meminta KPK mengembalikan Irwandi Yusuf ke Aceh  agar dapat menjalakan tugasnya sebaga Gubernur Aceh dan jangan ada yang menggantikan gubernur, sampai habis masa jabatannya Priode 2017-2022 .

Mereka menilai Irwandi Yusuf adalah pemimpin yang sempurna untuk rakyat Aceh. Oleh karena itu, apabila Irwandi Yusuf tak dilepas, massa KMAB siap membuat perlawanan sampai ke Jakarta.

“Kami menolak pembohongan publik dengan menyebut adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT), padahal tidak ada barang bukti di tangan Irwandi,” tegas Ketua Forkab.

Sekitar 1000-an warga yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Aceh Bersatu (KMAB) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menangguhkan penahanan Gubernur Aceh non aktif Irwandi Yusuf atas dugaan kasus suap dana Otsus Aceh.

Permintaan itu disampaikan melalui aksi damai di depan pintu belakang Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Senin (09/07/2018). Dari sepanduk yang dibentangkan, massa berasal dari sejumlah kabupaten/kota yang ada di Aceh.[]

Loading...