Warga Diminta Pastikan Rumah Terkunci Sebelum Mudik

Redaksi - habadaily
10 Jun 2018, 12:11 WIB
Warga Diminta Pastikan Rumah Terkunci Sebelum Mudik Ilustrasi. Google

HABADAILY.COM – Polresta Banda Aceh menghimbau kepada seluruh warga yang hendak mudik, agar memastikan rumah terkunci dengan baik. Ini penting diperhatikan untuk menghindari terjadi kemalingan atau aksi kriminalitas lainnya.

Meskipun pihak kepolisian selama warga mudik akan melakukan patroli secara berkala. Namun personel kepolisian yang terbatas tentunya lebih baik polisi meminta pemilik rumah untuk mengunci rumah dengan baik, sehingga bisa terhindar dari hal yang tak diinginkan.

“Walaupun pada saat lebaran aparat akan melakukan patroli secara berkala ke setiap gang perumahan dan tempat yang tergolong rawan terhadap pencurian,” kata Kapolresta Banda Aceh, AKBP Trisno Riyanto beberapa waktu lalu.

Trisno mengaku ada 160 personil akan disiagakan untuk melakukan pengamanan di kota Banda Aceh. Selain mereka menjaga komplek perumahan juga akan dipemerintahkan untuk jaga rumah ibadah serta pusat keramaian seperti pasar.

“Untuk operasi tersebut masuk dalam Operasi Ketupat Rencong 2018, yang pelaksanaanya dari tanggal 7 hingga 24 bulan ini (Juni), nantinya seluruh penjagaan akan dilakukan oleh personel,” sebutnya.

Selain personil polisi, katanya dalam operasi ini juga terlibat sejumlah aparat lainnya, seperti TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan serta relawan yang sudah terdaftar dalam pelaksanaannya.

“Pelaksanaannya secara gabungan, mereka disiapkan pada empat pos di Banda Aceh, yakni Ule Lheu, Batoh, Terminal dan Lambaro, di sana mereka akan tanggap sejumlah kejadian, bila sewaktu akan terjadi,” ujarnya. 

Menurut pemetaan pihaknya, daerah rawan terhadap pencurian terhadap rumah kosong di Banda aceh, yakni Kuta Alam, Darul Imarah, Krueng Raya dan Syiah Kuala. Untuk warga yang tinggal di sana agar pastikan tidak tinggalkan barang berharga dalam rumahnya.

“Itu empat kecamatan yang rawan, tapi kawasan lain juga jangan biarkan sembarangan juga tetap tingkatkan kewaspadaan,” pintanya.

Selain itu, Trisno juga meminta kepada masyarakat pada perayaan lebaran Idul Fitri agar tidak menjual mercon atau petasan. Bila kedapatan maka mereka akan tangkap dan diproses hukum.

“Kita akan laksanakan operasi marcon di Banda Aceh, bila kedapatan akan kita sita dan tangkap distributornya,” jelas Trisno.

Selain melakukan pengawasan terhadap ini, katanya pihaknya juga mencegah masuknya terosrisme pada saat perayaan hari Raya Idul fitri.

“Mari sama-sama kita jaga keamanan di kota kita, bila ada apapun segera melapor pada pos terdekat,” tutupnya.[acl]

Loading...