Di Simeulue, Hati-hati Bila Melewati Jalan Ini

Ahmad - habadaily
08 Jun 2018, 01:35 WIB
Di Simeulue, Hati-hati Bila Melewati Jalan Ini Kapolres Simeulue AKBP Ayi Satria memasang tanda khusus kepada perwakilan Operasi Ketupat Rencong 2018, Rabu (06/06/2018) |Ahmad |Habadaily.com.

HABADAILY.COM – Pemerintah Kabupaten Simeulue menetapkan sejumlah titik  pada jalan lingkar di kabupaten setempat sebagai kawasan rawan longsor. Sebagai peringatan bagi pengguna jalan, direncanakan akan dipasang tanda khusus (rambu-rambu).

Titik rawan longsor yakni di kawasan pegunungan Kecamatan Teluk Dalam, lintasan ruas jalan Luan Balu hingga Titi Olor, di pegunungan Simpang Koridor menuju Kecamatan Simeulue Barat, di kawasan pegunungan Batu Rundung, Kecamatan Teupah Barat.

Selanjutnya, di kawasan pegunungan Pulau Bengkalak atau perbatasan antara Kecamatan Simeulue Timur dan Kecamatan Teupah Selatan. Kemudian di kawasan pegunungan Amasayar, Kecamatan Alafan.

"Kita mengingatkan kepada pengguna jalan, baik yang mudik dan berlebaran, untuk waspada pada sejumlah titik yang rawan longsor ini,” kata Ikhsan Mikaris, Kadis Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Simeulue, Kamias (07/06/2018).

Agar pengguna jalan dapat mengetahui titik raswan longsor terutama di musim hujan, pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Simeulue akan memasang tanda peringatan.  Sebab, ruas jalan tersebut ramai dilintasi pengguna jalan selama 24 jam.

"Untuk antisipasi tidak terjadi musibah kecelakaan di beberapa titik yang dinyatakan Dinas PU itu, segera kita pasang tanda peringatan," kata Kasirman  Kedishub Simeulue.

Kasirman juga menghimbau warga melintasi kawasan tersebut terutama ketika hujan lebat, supaya berhati-hati  ketika melewati  titik-titik berbahaya.  

"Kita juga tidak bisa melarang masyarakat melintasi kawasan itu karena tidak ada jalan alternatif lain, contohnya di kawasan pegunungan Batu Rundung dan sebahagian lagi ruas jalan di pegunungan Teluk Dalam. Wilayah itu tidak ada jalan lain, tapi kita himbau untuk berhati-hati saja,” ujarnya.

Sedangkan untuk ketertiban dan kelancaran arus mudik serta selama lebaran, pihak Polres Simeulue telah menetapkan dan menyediakan sejumlah pos operasi ketupat rencong 2018, yakni dua pos terpadu di Bandara Lasikin dan di Pelabuhan Kapal Feri. 

Pos Pengamanan dan Keamanan di Pantai Ganting dan Busung. Sedangkan Pos Pelayanan dipusatkan di Gardu Satlantas Polres Simeulue. Petugas untuk operasi tersebut telah ditetapkan oleh Kapolres Simeulue AKBP Ayi Satria sepekan sebelum hari lebaran (lihat foto).  [jp]

Loading...