Hendak Terbang ke Jakarta 

Massa Berusaha Hadang Najib Eks Perdana Menteri Malaysia

Redaksi - habadaily
12 Mei 2018, 11:28 WIB
Massa Berusaha Hadang Najib Eks Perdana Menteri Malaysia Najib Razak disebut akan berlibur ke Indonesia dan akan mendarat di Bandara Halim, Sabtu (11/5) pagi ini. (REUTERS/Athit Perawongmetha) foto dikutip dari CNNindonesia

HABADAILY.COM - Rencana Perdana Menteri baru Malaysia Mahathir Mohamad untuk membuka kembali skandal korupsi besar-besaran tahun 2015 di Malaysia yang diduga melibatkan Najib Razak, membuat mantan perdana menteri itu menjadi tak bebas.

Seperi pada Sabtu (12/05/2018), puluhan orang berkumpul di sebuah bandara kecil di luar kota Kuala Lumpur tak lama setelah mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak dikabarkan akan terbang dari sana menuju Jakarta, Indonesia bersama istrinya Rosmah Mansor.

Dikutip dari CNNindonesia yang dilansir dari Reutes, mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak dan istri dijadwalkan berangkat ke Jakarta pada Sabtu (12/05/2018) pagi. Jadwal itu tercantum dalam manifes penerbangan pesawat jet pribadi yang memuat nama Najib dan Rosmah.

Jadwal penerbangan itu menyebutkan, jet yang ditumpangi Najib bertolak dari bandara dekat Kuala Lumpur ke Bandara Internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada pukul 10.00 waktu setempat.

Mendengar jadwal tersebut massa mencoba menghadang perjalanan Najib. Aksi yang sempat  ditayangkan secara live lewat salah satu akun media sosial Facebook, dan ditonton hampir 30 ribu orang, hingga feed terputus. Belum ada tanda-tanda Najib atasi istrinya Rosmah berada di bandara tersebut.

Lewat lewat akun Twitter-nya Najib menyatakan minta maaf dan akan berlibur sebentar dengan keluarganya pasca pemilihan umum (pemilu) Malaysia yang intens.

"Setelah hampir empat dekade di politik dan kampanye pemilu baru-baru ini, yang sayangnya personal dan mungkin paling intens dalam sejarah Malaysia, saya akan beristirahat sejenak untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, yang tidak saya lihat dalam beberapa tahun terakhir," kata Najib lewat akun Twitter-nya.

Seperti diberitakan, Perdana Menteri baru Malaysia Mahathir Mohamad berencana membuka kembali penyelidikan atas skandal korupsi besar-besaran yang diduga melibatkan Najib sejak 2015, 1MBD. Skandal tersebut diduga menjadi faktor yang mempengaruhi kekalahan koalisi Barisan Nasional pimpinan Najib dalam pemilu Malaysia ke-14 yang digelar Rabu (9/5) lalu.

Mahathir, yang dilantik pada Kamis bersumpah untuk menyelidiki skandal korupsi multi miliaran dolar di lembaga dana negara 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang didirikan Najib. Eks PM Malaysia itu secara konsisten membantah telah melakukan kesalahan terkait 1MDB.[jp/CNN]

Loading...