Diamankan WH Banda Aceh

Pasangan Diduga Gay Kepergok Warga Berduaan dalam Kamar

Redaksi - habadaily
13 Mar 2018, 23:47 WIB
Pasangan Diduga Gay Kepergok Warga Berduaan dalam Kamar Salah seorang diduga pasangan gay saat diamankan di kantor WH Banda Aceh| Ist

HABADAILY.COM – Dua pria diduga pasangan gay harus berurusan dengan Satuan Polisi Pramong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kota Banda Aceh, Selasa (13/03/3018). Kedua lelaki diduga kelainan seksual tersebut digrebek warga karena berduaan dalam kamar salon.

Keduanya berinisial N dan M. Keduanya kepergok warga sedang berduaan di dalam kamar di sebuah tempat usaha salon di Gampong Emperom, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh. Warga kemudian menggrebek keduanya.

Warga Gampong Emperom telah lama menaruh curiga tentang keberadaan salon di gampong itu. Akhirnya, warga melakukan pemeriksaan dan setiba di sana, mereka menemukan dua pria sedang berduaan di dalam kamar.

“Kejadiannya menjelang Magrib, Senin kemarin, kemudian dibawa ke Polsek setempat dan sekitar pukul 21.00 WIB kita amankan mereka dan dibawa ke Kantor Satpol PP-WH kota Banda Aceh,” ujar Kabid Penegakan Syariat Islam Satpol PP-WH Banda Aceh, Evendi A Latief, Selasa (13/03/2018).

Evendi menjelaskan, setelah diamankan berdasarkan hasil pemeriksaan dan interogasi, diduga mereka melakukan perbuatan Liwath (hubungan sesama jenis). Berdasarkan keterangan N dan M, mereka mengaku telah melakukan perbuatan melanggar syariat.

“Keterangan awal dari keduanya mereka mengaku berduaan di dalam kamar dan sudah membayar 100 ribu dari yang laki-laki berinisial M ke si waria N (atau pekerja salon) tersebut. Waria itu memang tinggal di salon dan yang laki-laki datang ke tempat usahanya,” jelasnya.

Evendi mengatakan, kasus tersebut saat ini masih dalam proses pemeriksaan serta mengumpulkan barang bukti saksi mata. Untuk saat ini, baru seorang saksi yang diperiksa dan nanti akan dianggil satu saksi lainnya yang menangkap keduanya untuk dimintai keterangan.

“Kalau memenuhi unsur pelanggaran maka akan kita proses sesuai dengan qanun yang berlaku, kemudian kita konsultasi dengan jaksa untuk tindakan lebih lanjut. Secara qanun jika memang terbukti apabila bersalah, mereka maka akan dijerat Hukum Jinayat Pasal 26 Ayat 1 tentang Perbuatan Khalwat dan dijerat 100 kali cambuk,” ungkap Evendi.

Saat ini, kedua pria diduga pasangan gay itu telah masih diamankan di Kantor Satpol PP-WH kota Banda Aceh. Keduanya berada di dalam kamar tahanan kantor setempat. [jp]

 

MAG: AFZ

Loading...