Polisi Tangkap Lagi Lima Pengedar Sabu di Aceh Besar

Redaksi - habadaily
13 Mar 2018, 14:13 WIB
Polisi Tangkap Lagi Lima Pengedar Sabu di Aceh Besar Lima tersangka dan BB sabu yang ditangkap polisi di Aceh Besar | Ist

HABADAILY.COM – Perdaran sabu di Aceh Besar kian meresahkan. Dalam dua hari terakhir ini Polisi sudah membekuk beberapa orang pelaku yang mereka merupakan warga kabupaten setempat. Setelah sebelumnya pada Senin 12 Maret 2008 dini hari menangkap dua petani, kemudian kembali menangkap lima orang tersangka lainnya.

Kelima tersangka penyalahgunaan sabu tersebut ditangkap Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Aceh Besar di kawasan Gampong Lamtamot, Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar, Senin 12 Maret 2018) malam, sekira pukul 20.15 WIB. Dari tangan mereka diamankan barang-bukti.

BACA: Sabu Sudah Merasuk ke Petani dan Pedagang

Kapolres Aceh Besar, AKBP Heru Suprihasto saat dikonfirmasi mengatakan, kelima tersangka yang diamankan yakni tiga orang petani berinisial JL (31), ZK (28) dan TR (20) yang merupakan warga kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar. 

"Sementara dua tersangka lainnya yakni JN (41), Tukang dan MS (39), Sopir, yang juga warga kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (13/03/2018).

Kapolres menjelaskan, penangkapan itu dipimpin langsung Kasat Resnarkoba, Iptu Yusra Aprilla. Dari penangkapan itu, polisi menyita barang bukti berupa 58 paket kecil sabu seberat 9,25 gram. 

"Penangkapan dilakukan atas informasi dari masyarakat tentang adanya transaksi sabu di kawasan gampong tersebut. Petugas yang menerima informasi langsung menuju ke lokasi untuk memastikan kebenaran informasi itu," ungkapnya. 

Setiba di lokasi, sambungnya, petugas melihat lima orang lelaki yang mencurigakan yang berada di dalam sebuah gubuk, tepatnya di area perkebunan. Tim pun melakukan penggerebekan serta penggeledahan dan menemukan barang bukti di dalam gubuk tersebut. 

"Kelima tersangka bersama barang bukti masih diamankan di Mapolres Aceh Besar guna dilakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut," tambah AKBP Heru Suprihasto.[jp]

 

MAG: AFZ

Loading...