Logo RS Siloam di Karcis Parkir Hermes Mall Banda Aceh Dipertanyakan

Redaksi - habadaily
12 Mar 2018, 21:15 WIB
Logo RS Siloam di Karcis Parkir Hermes Mall Banda Aceh Dipertanyakan Logo Siloan Hspitan @intenet

HABADAILY.COM – Pada setiap karcis atau kertas retribusi parkir di Hermes Mall, Beurawe, Kota Banda Aceh ada lambang atau logo Rumah Sakit Siloam (Siloam Hospital). Logo RS tersebut menuai pertanyaan karena di Banda Aceh belum berdiri RS jaringan Lippo Group ini.

Pertanyaan itu disampaikan kalangan DPRK Banda Aceh dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Irwansyah. Menurutnya, ia menyampaikan hal tersebut karena banyak warga Banda Aceh yang belanja ke Hermes Mall mempertanyakan logo itu.

“Pertama kami pertanyakan kenapa ada logo siloam? karena rumah sakitnya belum ada. Kedua, kalau mau dibangun, siapa yang beri izin rumah sakit tersebut?, karena sampai saat ini juga belum jelas sudah diberikan izin atau tidak,” ujar Irwansyah melalui siaran persnya, Senin (12/03/2018) malam.

Fraksi PKS DPRK Banda Aceh, tambahnya, sebelumnya juga sudah mempertanyakan kepada walikota Banda Aceh terkait isu akan dibangunnya RS Siloam di lokasi bangunan Hermes Mall/Matahari.

Kepada Pemerintah kota Banda Aceh, Irwansyah meminta agar wali kota berani menolak pendirian Siloam Hospital dan mencari investor lain yang tidak menimbulkan kontroversi dan penolakan dari masyarakat.

“Kita minta pihak terkait untuk melakukan klarifikasi, termasuk pemerintah Aceh atau Pemko Banda Aceh kami minta untuk menyampaikan klarifikasi sehingga masyarakat tidak resah, karena karcis ini mengindikasikan akan berdirinya rumah sakit tersebut,” lanjutnya.

Sementara itu anggota Fraksi PKS DPRK Banda Aceh, Zulfikar juga mengakui sudah melakukan cross check ke lokasi .“Tadi sore saya sudah ke lokasi untuk mengecek kebenaran dari informasi yang disampaikan masyarakat kepada kami, dan ternyata benar, karcis parkirnya sudah menggunakan logo Siloam Hospital,” ujar Zulfikar.

Zulfikar mengakui sudah mendengar isu akan berdirinya rumah sakit tersebut sejak Agustus 2017 silam, dan hal itu sudah dipertanyakan kepada Pemko Banda Aceh dan saat itu jawaban walikota belum ada permohonan perizinan terkait kehadirannya dikota Banda Aceh.

“Karenanya saya bersama teman-teman di DPRK khususnya Fraksi PKS dan juga fraksi lainnya akan berupaya semaksimal mungkin agar kehadiran rumah sakit tersebut di Banda Aceh tidak terjadi dan mendorong agar Pemko tidak mengeluarkan izinnya,”ujarnya. [jp/rel]

Loading...