DATA BMKG 28 Februari 2020

Ketua PNA Kecewa, Polisi Tak Kawal Korban Penembakan

Ketua PNA Kecewa, Polisi Tak Kawal Korban Penembakan

HABADAILY.COM – Kedua korban penembakan Juman (51) dan Misno bin Imankarta (41)  warga Gampong Peunaron Baru, Kecamatan Peunarom, Kabupaten Aceh Timur terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA), Banda Aceh.Keduanya adalah korban penembakan dilakukan oleh orang yang belum diketahui indentitasnya.

Ketua Partai Nasional Aceh (PNA), Irwansyah kecewa pada pihak kepolisian, karena dalam perjalanan korban yang terlebih dahulu sampai Juman tidak dikawal polisi.

"Agak sedikit aneh ketika saya lihat, korban yang seharusnya didampingi dan korban ini merupakan saksi kunci untuk mengungkapkan siapa pelakunya. Tapi saya lihat sampai ke Banda Aceh mereka tidak dikawal oleh aparat, satu hal keanehan yang kami alami," kata Irwansyah, Minggu (05/03/2017) di RSUZA, Banda Aceh.

Katanya, Juman  merupakan ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) PNA Kecamatan Peunaron Baru, Aceh Timur. Seharunya, korban saat dirujuk dari Aceh Timur ke RSUZA Banda Aceh mendapat pengawalan dari aparat kepolisian. Tanpa dikawal, sebenarnya sangat beresiko bagi korban, jika pelaku mengetahui korban tidak meninggal.

"Dan juga korban mengetahui siapa pelakunya," tutupnya.[acl]

Baca :

Dua Warga Aceh Timur Ditembak, Polisi Temukan Peluru M16
Satu Korban Penembakan di Aceh Timur Tiba di RSUZA

 

Komentar
Baca Juga
Terbaru