DATA BMKG 21 Oktober 2020

Hendak Diingatkan Mendagri Soal Jam Malam : Ini Kata Illiza

Hendak Diingatkan Mendagri Soal Jam Malam : Ini Kata Illiza

Walikota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal | dok Habadaily.com

HABADAILY.COM - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) berencana akan menegur atau mengingatkan Wali Kota Banda Aceh terkait pemberlakuan jam malam bagi wanita di Banda Aceh. Rencana itu mendapat respon tak elok dari Walikota Illiza Sa’aduddin Djamal.

Menurut Illiza, dirinya siap diingatkan oleh Mendagri karena tidak ada putusan Wali Kota Banda Aceh tentang larangan wanita keluar di atas jam 22: 00 WIB malam. Banda Aceh hanya menjalankan instruksi Gubernur Aceh, Zaini Abdullah tentang larangan perempuan keluar malam.

“Instruksi Gubernur Aceh itu pu tidak seutuhnya dijalankan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh, karena Banda Aceh sebagai pusat kota Provinsi Aceh tidak mungkin melarang orang atau kaum wanita keluar malam,” kata Illiza, Selasa (23/02/2016).

Sebagai Walikota, katanya, dia kemudian mengeluarkan instruksi agar pekerja wanita di Café, warung kopi, pusat perbelanjaan dan tempat hiburan lainnya batas kerja hingga pukul 23.00 WIB. Kebijakan ini dikeluarkan juga merujuk dari instruksi Gubernur Aceh sebelumnya.

“Hanya itu aturan yang kita keluarkan. Wanita bekerja di tempat hiburan, café hingga pukul 23.00 WIB, sedangkan di rumah sakit dan tempat pelayanan publik lainnya tetap diperbolehkan,” jelasnya.

Tanggapan Walikota Banda Aceh tersebut karena sebelumnya Mendagri, Tjahjo Kumolo menyebutkan akan menghapuskan Perda yang tidak sesuai Undang-undang, salah satu contoh Perda yang tidak yaitu Perda yang berlaku di Aceh. Selain itu,  peraturan Wali Kota Banda Aceh tentang pelarangan bagi kaum wanita keluar di atas pukul 22.00 WIB malam. [jp]

Komentar
Terbaru