Kenapa Artis Bisa Terjerumus dalam Prostitusi?

Redaksi - habadaily
08 Jan 2019, 00:06 WIB
Kenapa Artis Bisa Terjerumus dalam Prostitusi? Eksekusi cambuk Aceh terhadap pelaku pelanggar syariat islam. | FOTO:HABADAILY.COM

HABADAILY.COM - Artis Vanessa Angel dan model majalah dewasa Avriellia Shaqqila ditangkap polisi terkait kasus prostitusi. Kedua selebritas terciduk di sebuah hotel di Surabaya, Jawa Timur, diduga saat melayani pria pelanggannya. Penangkapan ini menambah deretan kasus prostitusi artis yang terbongkar.

Fenomena pelacuran online melibatkan artis bukan hal baru dan tak mengherankan publik. Sebelumnya Vanessa Angel, sudah ada sederet artis terciduk dalam kasus serupa. Mucikari seperti Robby Abbas juga terang-terangan mengakui bisnis lendir melibatkan artis dijalaninya.

Twitter Jadi Market Prostitusi Online Penuhi Wajib Lapor, Avriellia Datang ke Polda Jatim dengan Pakaian Seksi Bisnis Prostitusi Online di Bandung, Muncikari Tawarkan Wanita Belasan Tahun Tarif layanan syahwat ditawarkan kaum selebritas ke pengguna jasanya hanya sanggup dijangkau oleh orang-orang berkantong tebal. Dalam kasus Vanessa Angel misalnya, polisi mengungkapkan tarif layanannya Rp80 juta. Sedangka Avriellia Rp25 juta.

Lalu, kenapa artis masih saja tergiur menjual diri padahal sudah punya uang banyak dari bermain film, menyanyi, tampil di TV atau menjadi MC berbagai acara?

Pengamat sosial dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Jawa Tengah, Yosafat Hermawan Trinugroho mengatakan bahwa prostitusi online termasuk yang melibatkan artis adalah cerminan masyarakat sekarang yang mendewakan gaya hidup konsumtif dan instan.

“Tuntutan hidup tersebut mendorong orang melakukan jalan pintas termasuk prostitusi yang dianggap cepat menghasilkan uang. Dari sisi pengguna mereka merasa berkuasa karena memiliki uang.” kata Yosafat dalam keterangan tertulisnya kepada Okezone, Minggu (6/1/2018).

Menurutnya prostitusi online juga marak akibat dampak negatif dari kemajuan teknologi dan media sosial. “Era media sosial seperti sekarang memungkinkan orang membagi informasi dan bertransaksi berbagai hal denga leluasa dan seolah tanpa batas, termasuk prostitusi online,” ujarnya.

Sosiolog dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Sigit Rochadi menilai fenomena artis "menjual" diri bagian dari menjaga eksistensinya sebagai orang populer. "Tujuan utamanya untuk menjaga eksistensi sebagai orang populer," kata Sigit.

Artis menjaga popularitas mereka salah satunya dengan kehidupan yang glamour dan itu butuh biaya tak sedikit. Maka, tak heran jika sebagian di antaranya menjual diri untuk memenuhi biaya tersebut.

‎"Dibutuhkan sumber daya, terutama finansial untuk menopangnya. Kedua, hidup mewah sudah menjadi gaya hidup anak-anak muda yang melambung tiba-tiba tanpa tangga sosial dan psikologi yang kuat, mereka tinggal di apartemen dengan berbagai fasilitas," jelasnya.

"Kompetisi dengan sesama artis untuk menjadi yang paling sukses juga menjadi salah satu pendorong.”

 

 

 

 

Tulisan ini bersumber-Okezone.com dengan judul : Kenapa Artis Seperti Vanessa Angel Bisa Terjerumus dalam Prostitusi?

Loading...