DATA BMKG 17 Agustus 2019

Seorang Karyawan PT Mapoli Raya Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Seorang Karyawan PT Mapoli Raya Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Lokasi pembunuhan karyawan PT Mapoli Raya, Aceh Timur | Foto Istimewa

HABADAILY.COM - Murdani alias Kausar (25), salah satu karyawan PT Mapoli Raya ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, di Gampong Teungoh, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, Minggu (16/12/2018). Sebelum korban ditemukan tewas, beberapa saksi melihat Murdani sedang bermain handphone bersama Veri (27) warga Medan, Sumatera Utara.

Informasi ini disampaikan Kapolres Aceh Timur, AKBP Iwan Eka Putra melalui Kapolsek Serbajadi, AKP Ahmad Yani. Kapolsek mengatakan saat kejadian Belga Purba baru saja pulang dari barak kantor PT Mapoli Raya sekitar pukul 00.00 WIB.

"Menurut keterangan dari saksi, antara Veri dengan korban tinggal dalam satu rumah tersebut. Sekira pukul 01.00 WIB, saksi mendengar suara sepeda motor yang keluar dari dalam rumah tersebut," kata Kapolsek.

Lebih lanjut, Belga Purba yang keluar dari rumahnya melihat Veri mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat milik korban pergi menuju ke arah Afdeling I.

Melihat hal tersebut, kata Kapolsek, saksi memanggil Kamaruddin Purba alias Ucok (22), warga Gampong Sri Mulia, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur yang sedang menjaga gudang.

Kepada Ucok, Belga menceritakan ada yang keluar dari dalam rumah korban dengan menggunakan sepeda motor jenis Beat warna merah putih.

"Kemudian Saksi I bersama dengan Saksi II melihat ke dalam rumah korban dengan cara mengintip dari lubang dinding rumah tersebut, dan terlihat di depan pintu kamar terlihat tumpahan darah yang berserak di lantai dalam rumah tersebut," kata Kapolsek lagi.

Para saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Serbajadi.

Mendapat laporan dugaan pembunuhan ini, Kapolsek Serbajadi, AKP Ahmad Yani kemudian berkoordinasi dengan Satrsekrim Polres Aceh Timur.

Selanjutnya KBO Satreskrim Polres Aceh Timur, Iptu Darli, SH, bersama anggota mengidentifikasi tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mencari keterangan saksi.

"Usai dilakukan olah TKP jenazah korban dibawa ke Runah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Langsa guna keperluan visum. Hasil olah TKP ditemukan sebilah parang yang diduga digunakan pelaku untuk menganiaya korban," kata Ahmad Yani sembari mengatakan, saat ini kasus tersebut sedang ditangani Satreskrim Polres Aceh Timur untuk mengungkap siapa pelaku dan motif penganiayaan terhadap korban hingga meninggal dunia.
[bna]

Komentar
Terbaru