Tersangka Pembunuh Guru Honorer Besok Diboyong ke Banda Aceh

Hafiz Erzansyah - habadaily
07 Nov 2018, 23:06 WIB
Tersangka Pembunuh Guru Honorer Besok Diboyong ke Banda Aceh Polisi menangkap tersangka pembunuh guru honorer di kawasan hutan pinus Gayo Lues/Istimewa

HABADAILY.COM - Polisi masih memeriksa SKK tersangka pembunuh Danil Juliansyah di Mapolres Gayo Lues, Rabu (07/11/2018). SK diduga teman dekat Danil, seorang guru honorer yang ditemukan tewas dengan luka robek di leher di salah satu kos Kuta Alam, Banda Aceh.

Penangkapan tersangka langsung dipimpin Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, AKP M Taufiq. SKK diciduk di kawasan Gampong Blang Nangka, Kecamatan Blang Jerango, Gayo Lues pada Rabu pagi.

"Tersangka kita tangkap siang tadi sekira pukul 13.30 WIB setelah melakukan serangkaian penyelidikan dan diketahui bahwa pelaku berada di Gayo Lues," ujar M Taufiq saat dikonfirmasi melalui telepon seluler.

Baca: Polisi Ciduk Tersangka Pembunuh Guru Honorer Banda Aceh

Taufiq mengatakan petugas menangkap tersangka saat sedang bekerja di kawasan tersebut sebagai penebang dan pemotong kayu pinus. Tersangka berinisial SKK alias Lukman alias Beluk alias Aluk (28), merupakan warga Gampong Lawe Aunan, Kecamatan Ketambe, Gayo Lues.

"Sebelumnya, kita amankan 5 penadah barang milik korban berupa sebuah laptop, sebuah handphone dan sebuah motor Honda Beat bernopol BL 5531 JJ. Sejumlah barang ini kita amankan terpisah di beberapa tempat," kata Kasat Reskrim.

Taufiq merincikan para penadah tersebut yaitu AA (30), BD (35) dan MN (43), yang merupakan warga Desa Karang Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Medan, Sumatera Utara. Mereka ditangkap sebagai penadah handphone dan laptop pada 13-17 Oktober 2018 lalu.

"Dua orang lainnya selaku penadah motor yakni SD (40) dan AR (48), warga Kecamatan Tripe Jaya, Gayo Lues yang kita tangkap pada 4 November kemarin," kata mantan Kasat Reskrim Polres Langsa ini.

Saat ini, tersangka SKK bersama lima orang penadah lainnya masih diamankan di Mapolres Gayo Lues untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

"Rencananya besok pagi akan kita bawa kembali ke Banda Aceh. Untuk motif dan lainnya nanti akan kita jelaskan di Banda Aceh saat konferensi pers," pungkas AKP M Taufiq.[boy]

Loading...