Cemar Nama Baik Isteri Gubernur

Pemilik Akun FB Timphan Aceh Dituntut Penjara dan Denda Puluhan Juta

Redaksi - habadaily
06 Nov 2018, 15:15 WIB
Pemilik Akun FB Timphan Aceh Dituntut Penjara dan Denda Puluhan Juta

HABADAILY.COM – Hakim Pengadilan Negeri Banda Aceh kembali menggelar sidang lanjutan perkara ujaran kebencian dengan terdakwa Muhammad Jumara, pemilik akun facebook Timphan Aceh di pengadilan negeri setempat, Selasa (06/11/2018).  

Agenda sidang atas kasus yang dilaporkan Darwati A Gani, istri Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf tersebut sudah masuk ke tahap pembacaan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum ( JPU) Kejari Banda Aceh, Dhika Savana Cs. Pembacaan tuntutan tersebut, setelah sebelumnya saksi dan terdakwa memberikan kesaksian di persidangan.

Dalam tuntutannya, JPU menyatakan terdakwa Muhammad Jumara (pemilik akun facebook Timphan Aceh) bersalah melanggar Pasal 37 ayat (3) Jo 27 ayat (3) Undang - Undang ITE. Sehingga JPU meminta majelis hakim untuk menghukum terdakwa dengan 10 bulan kurungan serta membayar denda Rp 25 juta, subsider 2 bulan kurungan badan.

“Atas perbuatannya, kami menuntut terdakwa Muhammad Jumara dengan 10 bulan kurungan serta membayar denda Rp 25 juta, subsider 2 bulan kurungan badan,” demikian sebut JPU Dhika membacakan tuntutannya di hadapan terdakwa dan majelis hakim.

Atas tuntutan JPU tersebut, terdakwa melalui kuasa hukumnya Muhammad Zubir meminta kepada  majelis hakim  yang diketuai Hakim Bahtiar untuk diberikan kesempatan kepada pihaknya mengajukan pledoi (pembelaan)  secara tertulis.  Majelis kemudian memberi waktu selama 15 hari untuk menyusun pledoi. Sidang pembacaan pledoi akan digelar, Kamis 22 November 2018.

Sebelumnya terdakwa Muhammad Jumara yang tak lain pemilik akun facebook Timphan Aceh telah meminta maaf kepada Darwati di dalam persidangan yang di fasilitasi Majelis hakim dalam perkara dengan nomor laporan BL/53/IV/YAN.2.5/2018/SPKT.

Jaksa dalam dakwaannya menyatakan terdakwa Muhammad Jumara pada Sabtu, 24 Maret 2018, bertempat di sebuah warung kopi di Kabupaten Pidie, dengan menggunakan telepon genggam pintar mengakses media sosial facebook dengan nama akun Timphan Aceh.

Kemudian, terdakwa mengunggah foto Darwati A Gani yang merupakan istri Gubernur Aceh berdampingan dengan seorang laki-laki bernama Andre, diduga terkait kasus prostitusi. Terdakwa menuliskan kalimat tidak pantas yang dinilai mencemari nama baik isteri Gubernur Aceh nonaktif itu.

Darwati A Gani melalui kuasa hukumnya, Sayuti Abu Bakar selanjutnya melaporkan akun Facebook Timphan Aceh ke Polda Aceh, Senin 2 April 2018, dengan nomor laporan BL/53/IV/YAN.2.5/2018/SPKT. [jp]

Kontri: Fitri 

Loading...