DATA BMKG 30 Juli 2021

Lima Pelanggar Syariat Islam Dicambuk

Lima Pelanggar Syariat Islam Dicambuk

Pelaksanaan hukuman cambuk di Banda Aceh, Senin (29/10/2018)/Hafidz Erzansyah

HABADAILY.COM - Lima terpidana pelanggar syariat Islam menjalani hukuman cambuk di halaman Masjid Baitul Musyahadah, Gampong Setui, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, Senin (29/10/2018).

Kelima pelanggar syariat Islam itu terdiri dari dua pelaku ikhtilat (berdua-duaan) dan tiga pelaku perjudian. 

Dua pelaku ikhtilat tersebut berinisial FR dan NUR yang masing-masing dicambuk sebanyak 23 kali. Mereka kedapatan berdua-duaan di sebuah kamar hotel Rumoh PMI beberapa waktu lalu.

Sementara, tiga penjudi yang dicambuk yakni AG, MU dan SU yang masing-masing mendapatkan empat kali cambukan. 

"Kita tidak memberi ruang sedikit pun kepada pelanggar syariat Islam di Kota Banda Aceh," ujar Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman.

Dirinya menegaskan, setiap pelanggar syariat yang ditangkap dipastikan akan dihukum cambuk. 

"Jangan coba-coba melanggar syariat Islam di Kota Banda Aceh jika tidak mau dicambuk, ini berlaku untuk semua yang melakukan pelanggaran syariat Islam," katanya. 

Aminullah juga meminta warga kota Banda Aceh untuk bersama menjaga dan menguatkan pelaksanaan syariat Islam. Dirinya turut mengapresiasi sikap warga Banda Aceh yang terus mengawal pelaksanaan syariat Islam. 

"Kota Banda Aceh harus bersih dari maksiat, maka kami mengajak semua pihak untuk tidak memberi ruang sedikit pun kepada pelanggar," imbaunya.

Aminullah mengingatkan, hukuman yang dilakukan tersebut bukan untuk menjadi bahan tertawaan, tetapi sebagai pelajaran bagi seluruh masyarakat.

"Kepada yang hari ini dihukum cambuk agar bertaubat dan tidak mengulangi kesalahannya," tambah Wali Kota Aminullah.[boy]

Komentar
Terbaru