Ayah Kandung Jual Bayi Usia 7 Bulan di Langsa

Hafiz Erzansyah - habadaily
11 Okt 2018, 15:38 WIB
Ayah Kandung Jual Bayi Usia 7 Bulan di Langsa Ilustrasi. Foto by Regional Kompas

HABADAILY.COM – SKD (41), harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah mencoba untuk menjual anak kandungnya sendiri dengan harga Rp 10 juta.

Teruangkapnya kasus ini setelah ibu kandung bayi membuat laporan kepada pihak kepolisian. Berdasarkan laporan itu, Satreskrim Polres Langsa langsung melakukan penyelidikan.

Petugas pun berhasil membekuk tersangka utama SKD (ayah kandung bayi), Kamis (4/10/2018) di kawasan SD Gampong Sungai Kuruk, Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang,

"Kasus ini diungkap atas laporan keluarga korban, tersangka pertama yang tak lain ayah kandung bayi sendiri,” kata kata Kasatreskrim Polres Langsa, Iptu Agung Wijaya Kusuma Kamis (11/10/2018).

Selain tersangka SKD, polisi juga mengamankan dua orang perantara penjualan bayi itu berinisial JMC (54), ASN dan IMY (60), pensiunan ASN yang juga merupakan warga Langsa. Mereka ditangkap di kawasan Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa sore harinya.

"Setelah dilakukan pengembangan, ditangkap dua lagi selaku pembeli yang merupakan warga Sabang, yakni RMI (42), PNS dan MSY (43), IRT. Penangkapan dilakukan pada Jumat (5/10/2018) kemarin di Sabang, dibantu dengan Unit PPA Polres Sabang," kata Kasat.

Awalnya SKD memperoleh informasi dari tersangka JMC dan IMY tentang adanya orang yang ingin mengangkat atau mengadopsi anak. Dari informasi itu, SKD lalu berniat untuk menjual anak kandungnya yang masih bayi berusia 7 bulan yakni ST.

Lalu SKD membawa anaknya beserta perlengkapan bayi tanpa sepengetahuan dan izin istrinya untuk dijual kepada RMI dan MSY yang sebelumnya sudah dihubungi oleh JMC dan IMY.

"SKD membawa anaknya dan keluar lewat pintu samping rumah, hal ini juga sempat dilihat oleh mertua dan abang iparnya. SKD langsung pergi meninggalkan rumah menggunakan sepeda motor," katanya.

Setiba di SPBU Alue Dua, Kecamatan Langsa Barat, SKD langsung menghubungi JMC yang kemudian tiba bersama IMY menggunakan ambulance. Bayi itu pun diserahkan kepada mereka untuk diantar ke Perumahan Deno Indah, Gampong Birem Puntong, Kecamatan Langsa Baro yang diikuti SKD dari belakang menggunakan motornya.

"Setiba di tempat tujuan yang merupakan rumah mertua pembeli yakni RMI, mereka membuat surat pernyataan serah terima anak dan dibayar dengan harga Rp 10 juta. Saat ini, para tersangka masih diamankan di Mapolres Langsa untuk diproses lebih lanjut," ungkap Iptu Agung Wijaya Kusuma.

Dari pengungkapan kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti perlengkapan bayi, telepon seluler yang digunakan para tersangka, surat pernyataan yang dibuat para tersangka serta uang tunai jutaan rupiah yang merupakan hasil penjualan anak kandung SKD.

"Kasus ini masih kita kembangkan lebih lanjut, tersangka kita kenakan Pasal Pasal 2 UU Nomor 21 Tahun 2007 Jo Pasal 76F UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang atau Traficking dan Perlindungan Anak," tutupnya.[acl]

Loading...