Kuasa Hukum Dirut PT Supernova Bakal Pra Peradilankan Kejati Aceh

Hafiz Erzansyah - habadaily
10 Agt 2018, 14:33 WIB
Kuasa Hukum Dirut PT Supernova Bakal Pra Peradilankan Kejati Aceh

HABADAILY.COM – Direktur Utama (Dirut) Supernova, berinisial HS konsultan perencanaan pembangunan gedung Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Aceh yang ditetapkan menjadi tersangka bakal pra peradilankan Kejati Aceh.

Baca : Kejati Aceh Tahan Direktur Utama PT Supernova

Kuasa hukum tersangka, Muslim Muis mempertanyakan masalah penahanan ini. Pasalnya, menurutnya hingga sekarang jaksa belum mengetahui berapa kerugian negara atas kasus ini.

"Memang kewenangan jaksa untuk menahan, tapi terhadap tersangka, beliau juga punya hak untuk melakukan hal yang menyatakan penahanan ini tidak sah secara hukum," kata Muslim Muis, Kamis (9/8/2018).

Kata Muslim Muis, pihaknya akan mengajukan pra peradilan terhadap kasus ini dengan tetap berkonsultasi pada tersangka. "Langkah hukum yang akan diambil kita koordinasikan dulu dengan tersangka. Sejauh mana penahanan, sah atau tidak, karena menurut kita hingga hari ini belum ada kerugian negara," jelasnya.

“Kita lakukan upaya pra peradilan dengan upaya hukum lainnya. Karena analisis kita, sampai saat ini kerugian negara belum ada. Siapa yang audit? BPK, BPK RI atau BPKP? Hingga kini belum diketahui kerugian negara. Akan secepatnya kita ajukan pra peradilan," lanjutnya.

Sementara itu Kasi Penkum dan Humas Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh, Munawal mengatakan, penyidik menahan tersangka karena dinilai tidak kooperatif.

"Takutnya melarikan diri, mengulangi perbuatannya dengan menghilangkan barang bukti, maka kita tahan," jelasnya.

Ia menjelaskan, penahanan ini dilakukan sesuai Pasal 21 Ayat 1 KUHP. Atas perbuatannya, negara mengalami kerugian senilai Rp 1,16 miliar.

"Pelimpahan kasus akan dilakukan segera mungkin, ada kemungkinan adanya tersangka baru," tutupnya.[acl]

Loading...