Penyidik KPK Geledah Kantor Dinas PUPR dan Dispora Aceh

Redaksi - habadaily
10 Jul 2018, 15:42 WIB
Penyidik KPK Geledah Kantor Dinas PUPR dan Dispora Aceh

HABADAILY.COM - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah kantor Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) dan Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Aceh, Selasa (10/7/2018). Penggeledahan ini lanjutan untuk melengkapi berkas atas Operasi Tangkap Tangan (OTT) dugaan permintaan fee Dana Otonomi Khusus (otsus) Aceh 2018 yang menyeret Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, Bupati Bener Meriah Ahmadi dan dua tersangka lainnya.

Penggeledahan dilakukan sejak pukul 11.00 WIB. Informasi dihimpun, penggeledahan pertama dilakukan di Dinas PUPR Aceh dan kemudian dilanjutkan ke Dispora Aceh. Awak media tidak diperkenankan masuk ke halaman kantor. Hanya diperbolehkan berada di luar pagar kantor Dispora Aceh.

Penggeledahan ini dilakukan untuk menambah bukti-bukti lainnya untuk melengkapi berkas perkara tersebut. Penyidik KPK hingga pukul 14.00 Wib masih melakukan penggeledahan di kantor Dispora Aceh.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah melalui pesan berantai membenarkan penyidik KPK sedang melakukan penggeledahan sejumlah kantor di Aceh. Ini dilakukan untuk melanjutkan mencari bukti-bukti kasus dugaan suap terkait otsus Aceh.

"Hari ini tim penyidik KPK meneruskan penelusuran bukti-bukti di kasus dugaan suap terkait DOK (dana otsus) Aceh," kata Febri Diansyah melalui pesan WhatsApp, Selasa (10/7/2018) dikutip dari merdeka.com.

Penyidik KPK telah menemukan dokumen-dokumen serta catatan proyek yang menguatkan konstruksi kasus tersebut. KPK mengimbau agar para pihak di lokasi penggeledahan dapat kooperatif dan membantu proses penyidikan ini.

"Karena selain ini adalah proses hukum, pengungkapan kasus ini juga kami pandang penting bagi masyarakat Aceh. Terutama karena korupsi itu merugikan bagi masyarakat," ucapnya.

Hingga saat ini penyidik yang menggunakan rompi bertuliskan KPK di bagian punggung, masih melakukan penggeledahan. Mereka semua masih berada dalam kantor Dispora Aceh.

Penggeledahan kantor Dispora Aceh diduga ada kaitannya dengan aliran dana untuk Aceh Marathon 2018 di Sabang. Saat dilakukan OTT, penyidik sempat mengamankan uang senilai Rp 500 juta yang diduga hendak dipergunakan untuk even tersebut.[acl]

Loading...