DATA BMKG 01 Juni 2020

Masyarakat Diminta Obati Kanker di RSUZA

Masyarakat Diminta Obati Kanker di RSUZA

ilustrasi | internet

HABADAILY.COM – Ketua tim kanker Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) dr. M. Riswan Sp. PD-KHOM-FINASIM meminta kepada masyarakat agar percaya dengan pengobatan dan pelayanan yang diberikan oleh pihak RSUZA, terutama pada penyakit kanker.

Hal itu ia sampaikan karena banyak masyarakat yang memilih berobat ke luar daerah untuk mengobati kanker. Harapan dr. Riswan tersebut bukan tanpa alasan. Ia mengatakan, saat ini RSUZA memiliki fasilitas yang memadai untuk mengobati pasien kanker.

“Kami butuh kepercayaan masyarakat untuk membawa pasien kanker berobat di RSUZA karena disini sudah tersedia fasilitasnya. Di RSUZA kita sudah bisa menangani kasus,” kata dr. Riswan kepada HABADAILY.COM, Jumat (7/8/2015).

Dokter kelahiran Meuredu ini menyebutkan, semua bidang ilmu kedokteran sudah ada ahlinya di RSUZA, Banda Aceh. Diantaranya ahli kanker bedah, kandungan, THT, anak, paru, dan radioterapi. Ia mengatakan, tim kanker setiap Rabu membahas kasus kanker yang ada di RSUZA dan mengambil keputusan bersama mengenai tindakan yang akan dilakukan nantinya.

“Pemeriksaan kanker, itu ada pemeriksaan darah, pemeriksaan radiologi (CT-Scan), dan pemeriksaan histopatologi (jaringan). Sarana pengobatan ada operasi, kemoterapi, radioterapi dan hormonal terapi. Ada juga layanan unggulan kanker, yaitu kamoterapi terpadu untuk anak dan dewasa,” jelasnya.

Untuk mengetahui seorang pasien terkena kanker atau tidak, akan dilakukan pemeriksaan biopsi atau jaringan. Setelah muncul hasil, baru diketahui apakah pasien terkena tumor ganas atau kanker (maligna) atau tumor jinak (beligna).

Apabila hasilnya maligna, akan segera diambil tindakan medis berdasarkan stadium kanker pasien. Menurut dr. Riswan, tingkatan stadium menentukan hasil dari pengobatan. Harapan pengobatan berhasil, akan semakin kecil saat kanker sudah mencapai stadium empat atau lanjut. Pada stadium ini, kanker sudah menjalar ke organ lain.

“Kanker itu ada stadium atau derajat, dari satu sampai empat. Stadium satu itu dini, empat itu sudah lanjut. Kebanyakan orang bawa ke rumah sakit kalau udah stadium tiga dan empat. Faktor penyebab pasien telat dibawa ke rumah sakit, karena pengetahuan masyarakat terhadap kanker masih minim atau ada juga yang percaya terhadap mistik,” tuturnya.[acl]

Komentar
Baca Juga
Terbaru