DATA BMKG 15 September 2019

Lebih Dekat Dengan Raisatul Gebrina Peraih Dua Gelar Juara Putri Kebudayaan Indonesia 2019

Lebih Dekat Dengan Raisatul Gebrina Peraih Dua Gelar Juara Putri Kebudayaan Indonesia 2019

Raisatul Gebrina Peraih Dua Gelar Juara Putri Kebudayaan Indonesia 2019 | FOTO:HABADAILY.COM/IST

HABADILY.COM - Pemilihan Putra-Putri Kebudayaan Indonesia 2019 memberi kesan tersendiri bagi Provinsi Aceh. Raisatul Gebrina yang mewakili Aceh di ajang ini berhasil memborong gelar juara di dua kategori bergengsi.

Dihelat di Balairung Soesilo Soedar- man, Kementerian Pariwisata RI, Jakarta, Jumat (23/8/2019) malam hingga Sabtu (24/8/2019), final Pemili- han Putra-Putri Kebudayaan Indonesia 2019 dimeriahkan atraksi kebudayaan dari berbagai daerah di Indonesia. Di malam puncak yang dinantikan, nama wakil Aceh, Raisatul Gebrina, menyedot perhatian pengunjung yang umumnya dari kalangan pejabat negara, pegiat kebudayaan, dan artis nasional.

Dara Aceh yang akrab disapa Raisa ini berhasil meraih dua juara sekaligus pada dua kategori bergengsi; Juara Fa- vorit Putri Kebudayaan Indonesia 2019 Kategori Favorit Media Sosial dan Putri Kebudayaan Indonesia 2019 Kategori Intelegensia.

Siapa Raisa? Dara manis ini adalah juara Putri Kebudayaan Aceh 2019. Karena itu, ia berhak mewakili Tanah Rencong ke ajang pemilihan Putra-Pu- tri Kebudayaan Indonesia Tahun 2019. Kegiatan itu digelar Yayasan Putra-Putri Kebudayaan Indonesia.

Sebelum mengikuti malam final, Rai- sa sudah menjalani masa karantina pada 19-24 Agustus 2019 di Hotel Kyriad Metro, Cipulir, Jakarta Selatan. Semasa karantina, Raisa berbaur dan belajar bersama dengan para peserta lain dari seluruh Indonesia.

“Alhamdulillah, Aceh bisa dapat juara pada dua kategori favorit. Saya ucap- kan terima kasih kepada Allah SWT dan shawalat kepada Rasulullah. Selanjutnya terima kasih kepada semua pihak yang selama ini sudah memberi dukungan kepada saya, terutama kepada keluarga, terkhusus kepada orang tua, Pemerintah Aceh dan Pemko Lhokseumawe. Begitu juga kepada pihak-pihak yang selalu mendampingi hingga saya bisa tampil ditingkat nasional,” kata Raisa kepada HD Indonesia, Kamis (29/08/2019).

Rasiya menjelaskan, dirinya dinobat- kan sebagai Putri Kebudayaan Indonesia 2019 Favorit Media Sosial karena foton- ya paling banyak di-like dan dikomentari pada akun Instagram panitia. Sedangkan menjadi juara di kategori intelegensia, karena selama karantina dirinya dinilai aktif memberi dan menjawab pertanyaan ke dan dari panitia atau pemateri.

Sebelum meraih gelar Puteri Kebu- dayaan 2019, Raisa juga sudah membo- rong mengumpulkan segudang prestasi. Antara lain juara 1 pidato bahasa Inggris di ajang IECLOP PNL tingkat Provinsi Aceh tahun 2015, juara 2 pidato bahasa Arab pada STAIN Fair Tingkat Provinsi Aceh tahun 2015, juara 2 cerdas cermat pada ISAT-V USK tingkat Provinsi Aceh tahun 2016.

Lalu, juara 1 olimpiade biologi pada TOBI tingkat Lhokseumawe tahun 2016, juara 4 cerdas cermat 4 Pilar MPR-RI tingkat Provinsi Aceh tahun 2016, juara 1 pidato bahasa Arab di ajang Lhokseu- mawe Education Fair tahun 2016, juara 3 mengarang cerpen pada Bulan Bahasa Unimal tingkat Provinsi Aceh tahun 2016, siswi berprestasi SMAN Modal Bangsa Arun tahun 2017, dan juara 2 Duta Wisata Lhokseumawe tahun 2018.

Sedangkan pada tahun 2019, prestasi yang diraih mahasiswi semester lima Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh ini adalah terpilih sebagai Putri Kebudayaan Aceh. Atas gelar itu, dara cantik kelahiran 17 Desember 1998 ini pun berhak tampil di event yang sama tingkat nasional mewakili Provinsi Aceh.

Raisa mengaku, selama mengiku- ti Putri Kebudayaan Indonesia 2019 di Jakarta, turut merasakan kenangan terindah bersama wakil daerah lain dari seluruh Indonesia. “Paling berkesan, ya bisa bertemu dengan finalis dari seluruh daerah yang ramahnya luar biasa, saling membantu saat karantina, dan bener-bener ngerasa seperti keluarga sendiri,” ungkapnya.

Selama mengikuti ajang tersebut, akunya, Raisa berupaya memperkenal- kan budaya yang ada di Aceh, menjaga diri sebagai salah satu aspek berbudayanya masyarakat Aceh, dan berusaha menampilkan yang terbaik demi nama Aceh.

Setelah pemilihan Puteri Kebudayaan Indonesia 2019 berakhir, ia akan kemba- li ke rutinitas biasanya, yaitu berkuliah. “Mungkin ke depan, saya akan memben- tuk sebuah komunitas yang bergerak di bidang budaya, sehingga setiap aspirasi masyarakat terutama kalangan muda dapat tersalurkan,” katanya.

Raisa juga sangat berterima kasih kepada seluruh masyarakat Aceh yang telah memberikan dukungan kepadanya. “Walaupun saat di sana Raisa jauh dari orang-orang terdekat, namun Raisa tidak merasa sepi, karena Raisa melihat begitu antusiasnya masyarakat Aceh dalam memberikan doa dan dukungan yang terbaik untuk Raisa,” sebut gadis penyu- ka warna maroon ini.

Dia berharap, keberhasilannya itu bisa menginspirasi anak muda Aceh lainnya untuk sama-sama menjaga dan melestarikan khasanah kebudayaan Aceh. “Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan menjaga dan melestarikan kebu- dayaan Aceh,” tandas Raisa.

Komentar
Baca Juga
Terbaru