DATA BMKG 15 September 2019

Putra Putri Pariwisata Nusantara Aceh Akan Menampilkan Parade National Costume

Putra Putri Pariwisata Nusantara Aceh Akan Menampilkan Parade National Costume

Puteri Kebudayaan Indonesia asal Aceh 2019, Raisatul Gebrina | FOTO:HABADAILY.COM/IST

HABAADAILY.COM -  Sebanyak 23 Finalis Putra Putri Pariwisata Nusantara dari 23 kabupaten kota di Aceh akan menampilkan Parade National Costume, dengan membawakan kostum dari kabupaten kota masing-masing sebagai salah satu upaya pemantapan penampilannya jelang malam Grand Final yang berlangsung sejak 8 - 9 September 2019  di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh.

"Pemilihan Putri Pariwisata Nusantara (PPPN) tahun 2019 ini adalah penyelenggaraan yang pertama di Aceh yang berbeda langsung di bawah Yayasan El John Indonesia dan Kementerian Pariwisat RI, " Kata Ketua Panitia Pelaksana PPPN, Raihan, Kamis (05/09/2019) di Banda Aceh.

Kata Raihan, sebagai informasi, Yayasan El John Indonesia sendiri menggelar dua kontes pemilihan duta pariwisata paling bergengsi di Indonesia secara bersamaan. Sedangkan Pelaksanaan PPPN tahun 2019 kali ini konsepnya Millenial Tourism yang sesuai dengan konsep yang diusung dan digembar gemborkan oleh Kementerian Pariwisata RI tambah Raihan.

"Melalui kontes ini, diharapkan muda mudi di Indonesia dapat menunjukan bakatnya kepada masyarakat internasional. Jadi bukan penghargaan yang kami kejar. Tapi bagaimana upaya kami mewujudkan mimpi anak Aceh untuk tampil di panggung nasional bahkan dunia,"Jelasnya.

Raihan juga mengaku, Konsep yang di usung PPPN Aceh kali ini hampir sama dengan  tema yang diusung  putra putri pariwisata Nusantara 2019 tingkat pusat yaitu  e Young Milenials Generation Of Tourism. Namun, Untuk konsep malam penobatan Putra Putri Pariwisata Nusantara 2019 konsep kostumnya Aceh tradisional. Dan untuk persiapan acara PPPN sudah mencapai 90 persen.

"Sebagai contoh, generasi milenial itu suka jalan-jalan dan foto- foto mengabaikan obyek-obyek yg menarik, sehingga dengan hal positif tersebut bisa mempromosikan objek wisata yg ada di setiap daerah, dan panitia  memunculkan tema ini supaya para peserta sadar akan potensi," Aku Raihan.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Rahmadhani menambahkan, bahwa Millenial Tourism adalah trend baru pergerakan wisatawan millenial. 

"Kunjungan wisatawan mancananegara ke Indonesia, khususnya wisatawan millenial semakin meningkat. Sehingga perlu dilakukan strategi dalam rangka menarik minat wisatawan melalui pengembangan industri pariwisata 4.0, salah satunya promosi pariwisata melalui media dan teknologi digital, " ungkap Rahmadhani.

Rahmadhani juga menambahkan peran aktif Putra Putri Pariwisata Nusantara Aceh sebagai millenial Aceh dalam mempromosikan pesona wisata Aceh adalah sebuah keniscayaan.

Komentar
Baca Juga
Terbaru