Padat Job Manggung dan Main Sinetron di Jakarta, Cut Rianda Zuhra Kangen Takjil Khas Aceh

Redaksi - habadaily
22 Mei 2019, 01:49 WIB
Padat Job Manggung dan Main Sinetron di Jakarta, Cut Rianda Zuhra Kangen Takjil Khas Aceh Cut Rianda Zuhra [foto Istagram]

HABADAILY.COM—Cut Rianda Zuhra, gadis manis asal Aceh ini merupakan penyanyi dangdut jebolan ajang pencarian bakat LIDA 2019. Setelah kompetisi berakhir beberapa waktu lalu, Cut langsung disibukkan dengan banyak kegiatan, mulai dari manggung on air, off air ataupun membintangi sinetron.

Cut sendiri juga sempat pulang ke Aceh ketika menyambut bulan Ramadan kemarin. Namun, ia tak bisa lama-lama di sana dan harus kembali ke Jakarta. Selama di Ibu Kota, Cut mengaku masih belum terbiasa. Akan tetapi karena pekerjaan, ia mencoba untuk membiasakan diri.

Ternyata puasa di Aceh, terutama di kampung halamannya di Bireuen, menurut Cut lebih mudah daripada puasa di Jakarta. "Puasa di Jakarta itu agak susah ya enggak kayak di tempat aku (Aceh). Kalau di tempat aku sore-sore ngabuburit tuh sambil jajan ke pasar Ramadan nyari takjil buat berbuka tuh dekat. Kalau di sini jauh banget plus panas," ungkap Cut dalam obrolan hangatnya dengan Kapanlagi.com belum lama ini.

Selain itu, setelah selesai LIDA kesibukan Cut semakin bertambah layaknya seorang entertainer lainnya. Meski sedang berpuasa dirinya tetap semangat beraktivitas. "Selesai LIDA sih aku sering ngisi on air, off air juga sering, biar puasa harus tetap semangat dong," sambung Cut.

Selain itu, di bulan Ramadan ini, saat dirinya pulang ke Aceh yang selalu menjadi makanan favorit dan selalu ada baik Ramadan dan Lebaran nanti, yaitu keumamah dan kue timphan yang wajib ada, baik ketika Ramadan atau Lebaran. Tentu saja dua jenis makanan ini membuat dirinya rindu dan ingin cepat mudik menjelang Lebaran nanti.

"Kalau di rumah tuh, baik bulan puasa atau Lebaran, ada keumamah sama kue timphan pasti harus wajib ada. Keumamah ini makanan yang terbuat dari bahan baku ikan atau sering disebut ikan kayu," paparnya.

"Nah kalau kue timpahan cemilan berbahan baku tepung sagu dibungkus daun pisang muda dengan isi di dalamnya. Heumm aduh jangan ngomong masalah makanan lagi puasa nih," imbuh Cut sambil tertawa.

Berbeda dengan di Aceh, di Jakarta sendiri Cut LIDA mengaku belum menemukan camilan khas asal daerahnya itu. Akan tetapi pada saat berbuka puasa Cut juga memiliki makanan wajib bagi dirinya sendiri.

"Karna di sini belum nemuin keumamah sama kue timphan. Aku sih kalau buka puasa pasti kurma sama es teh manis harus ada. Es teh manis biar aku tambah manis hehehe," sambung Cut Rianda Zuhra sambil bercanda. Ia pun sedikit tersipu malu. (Dhimas Nugraha/Kapanlagi.com)

Loading...