Pembangunan Kampus II Unsyiah Dapat ‘Lampu Hijau’ Pemerintah Pusat

Redaksi - habadaily
06 Apr 2019, 01:37 WIB
Pembangunan Kampus II Unsyiah Dapat ‘Lampu Hijau’ Pemerintah Pusat Sofyan Djalil bersama rektor dan civitas akademika Unsyiah.

HABADAILY.COM—Pemerintah pusat mendukung pembangunan Kampus II Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) di Kawasan Aceh Besar. Hal ini ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan Pelepasan Lahan Hutan Tanaman Industri (HTI) ke Lahan Pembangunan Kampus II Unsyiah oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang yang juga Kepala Pertanahan Nasional (BPN) Dr Sofyan A Djalil SH MA MALD kepada Rektor Unsyiah Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng.

Penyerahan ini berlangsung di Gedung AAC Dayan Dawood, Jumat (5/4), yang disaksikan ratusan mahasiswa dan civitas akademika Unsyiah.

Prof Samsul berterima kasih dan mengapresiasi pemerintah pusat yang mempercepat proses penyerahan SK pengalihan lahan ini. Menurutnya, saat ini Unsyiah membutuhkan lahan yang luas demi pengembangan kampus. Terlebih lagi, Unsyiah menargetkan di tahun 2024 dapat masuk dalam jajaran world class university. “Selain terus meningkatkan kualitas, kebutuhan lahan pengembangan kampus juga sangat dibutuhkan,” katanya.

Apalagi, menurut rektor, kampus Unsyiah di Darussalam semakin sempit. Ia mengambil contoh kampus-kampus besar di Eropa dan Amerika yang memiliki lahan luas, sehingga mendukung pengembangan dunia pendidikan. “Jika di suatu negara memiliki universitas hebat, maka majulah ekonomi negaranya,” ujar Prof Samsul.

Di kesempatan itu, Sofyan Djalil mengatakan proses percepatan pengembangan kampus Unsyiah ini tidak terlepas dari perhatian khusus Presiden Jokowi. Ia menceritakan, dua bulan yang lalu pulang dari Aceh, ia melaporkan beberapa masalah kepada Presiden, termasuk di antaranya proposal perluasan kampus Unsyiah. “Presiden langsung menindaklanjuti, bahkan Presiden ingin menyerahkan langsung sertifikat ini, tetapi karena jadwal yang sibuk, saya yang mewakili,” ujar Sofyan.

Ia menambahkan, lahan yang diserahkan untuk pembangunan kampus II Unsyiah seluas 2.183 hektar. Jika lahan ini digarap dengan baik, Unsyiah nantinya akan tercatat sebagai kampus terbesar di Indonesia dari segi luas tanahnya.

Menteri asal Aceh Timur ini berharap, perluasan kampus ini juga didukung dengan pengembangan pendidikan yang baik. Sebab, menurutnya untuk masuk dalam ranking universitas kelas dunia, Unsyiah harus bekerja ekstra.

“Selain meningkatkan kualitas dengan publikasi jurnal dan penelitian, Unsyiah juga harus mampu menciptakan suasana akademik yang kondusif. Suasana ini diharapkan dapat melahirkan mahasiswa yang mampu mendalami bidang keilmuan yang dimilikinya. Selain itu, juga membuka ruang lebar bagi mereka yang memiliki passion,” harap Sofyan Djalil.[]

Loading...