264 Sekolah Ikut Sosialisasi SNMPTN di Unsyiah

Redaksi - habadaily
15 Jan 2019, 00:15 WIB
264 Sekolah Ikut Sosialisasi SNMPTN di Unsyiah 264 Sekolah Ikut Sosialisasi SNMPTN di Unsyiah | FOTO:HABADAILY.COM/IST

HABADAILY.COM - Sebanyak 264 sekolah  tingkat SMA, SMK/MA di Banda Aceh, Aceh Besar dan Sabang mengikuti sosialisasi Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019 di Universitas Syiah Kuala.

Kegiatan yang dihadiri oleh para Kepala Sekolah dan Operator PDSS sekolah tersebut dilaksanakan oleh Tim Sosialisasi SNMPTN dan SBMPTN  Unsyiah di gedung AAC Dayan Dawood. (Senin, 14/1).

Wakil Rektor I Unsyiah Prof.Dr. Marwan mengatakan, kegiatan sosialisasi seperti ini sangat penting diikuti oleh sekolah khususnya Kepala Sekolah dan Operator PDSS. Sebab merekalah yang berperan besar dalam proses pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS), yang merupakan tahapan penting bagi siswa untuk melanjutkan jenjang pendidikannya di perguruan tinggi.

Secara umum, ungkap Marwan, jalur masuk perguruan tinggi untuk 2019 tetap sama yaitu SNMPTN, SBMPTN dan Mandiri. Hanya saja, ada beberapa perubahan pada pengelolaan dan proses seleksinya.

Sebelumnya, proses seleksi ini ditangani oleh Forum Rektor namun kini telah dibentuk Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Begitu pula dalam proses seleksinya, di mana untuk jalur SBMTN ada perubahan yaitu para siswa harus mengikuti terlebih dahulu Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

“Hasil UTBK inilah yang menjadi bahan masuk SBMPTN. Jadi hal-hal teknis seperti ini memang harus diketahui pihak sekolah maupun siswa,” ujar Marwan.

Kepala Humas Unsyiah Husni Friady M.T.,M.M juga mengingatkan kepada pihak sekolah untuk segera mengisi PDSS yang waktu pengisiannya akan berakhir pada tanggal 25 Januari 2019. Sebab berdasarkan data yang diterima Panitia Unsyiah dari  panitia pusat per 11 Januari 2019,  persentase sekolah yang telah mengisi data PDSS masih tergolong rendah.

Untuk Banda Aceh dari 49 sekolah ada 19 sekolah yang belum mengisi PDSS. Aceh Besar dari 78 sekolah, yang belum mengisi 49 sekolah dan Sabang dari lima sekolah yang belum mengisi tiga sekolah.(Ril)

“Jadi kalau kita persentasekan, untuk Banda Aceh ada 38,78% yang belum mengisi PDSS. Sementara untuk Aceh Besar dan Sabang adalah 62,82% dan 60%. Data ini harus menjadi perhatian kita bersama,” ujar Husni.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Rektor I ISBI Aceh dan Wakil Rektor I UIN Ar Raniry, Dinas Pendidikan serta pihak-pihak terkait lainnya

Loading...