26 Desember Pantang Melaut, Pelanggar Bakal Ditahan

Redaksi - habadaily
24 Des 2018, 17:47 WIB
26 Desember Pantang Melaut, Pelanggar Bakal Ditahan Ilustrasi aktivitas nelayan di TPI Ulee Lheue, Banda Aceh | Boy Nashruddin Agus

HABADAILY.COM - Sekretaris Panglima Laot Aceh, Miftachhuddin Cut Adek menyebutkan Panglima Laot se-Aceh telah menyepakati hari pantang melaut pada 26 Desember. Keputusan ini diambil berdasarkan momen tragedi gempa dan tsunami yang terjadi di Aceh dimana banyak korban merupakan keluarga nelayan.

"Hal ini setara dengan hari pantangan lainnya seperti hari Jumat, Lebaran Idul Fitri dan Idul Adha dan sejumlah hari-hari besar lainnya," kata Miftach, Senin (24/12/2018).

Panglima Laot Aceh juga mengajak seluruh nelayan untuk mengisi hari pantang melaut itu dengan zikir dan doa bersama. Selain itu, nelayan juga diminta untuk membacakan ayat suci Alquran di rumah masing-masing. "Karena musibah itu menjadi cobaan bagi ummat Islam," katanya.

Dia mengatakan ada sanksi bakal menanti para pelanggar pantangan tersebut. "Keputusan adat atau sanksi adat, kapal ditahan minimal 3 hari maksimal 7 hari dan semua hasil tangkap disita untuk lembaga Panglima Laot," kata Miftach.[bna]

Loading...