Mahasiswa UIN Ar Raniry Teliti Situs Sejarah di Aceh Utara

Boy Nashruddin - habadaily
02 Okt 2018, 09:24 WIB
Mahasiswa UIN Ar Raniry Teliti Situs Sejarah di Aceh Utara

HABADAILY.COM - Mahasiswa Program Studi Sejarah dan Kebudayaan Islam Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar Raniry Banda Aceh meneliti sejumlah situs sejarah di Kabupaten Aceh Utara. Penelitian yang dilakukan selama dua hari, sejak 29 September 2018 ini turut didampingi sejumlah dosen praktikum arkeologi dari universitas tersebut.

"Situs utama yang dipilih di makam Sultan Malikussaleh. Selain itu, situs lain yang diteliti yaitu makam Nahrisyah, makam Batee Balee, dan makam Teungku Peut Ploh Peut di Samudra, Geudong, Aceh Utara dan situs bersejarah lainnya di Aceh Utara," kata Nasruddin AS, M. Hum, selaku dosen pendamping praktikum arkeologi kepada media ini, Senin, (1/10/2018).

Dia mengatakan praktikum tersebut merupakan bagian dari tugas mata kuliah arkeologi yang wajib diambil mahasiswa semester akhir di prodi tersebut. Sementara untuk aspek yang ditelaah adalah segi arkeologi, sejarah dan antropologi.

Selain praktikum arkeologi, ke 65 mahasiswa UIN Ar Raniry tersebut juga mengikuti meuseuraya bersama pihak Muspika Nibong. Gotong royong tersebut dipusatkan di sejumlah kompleks makam peninggalan era Samudra Pasai, di Kecamatan Nibong, Aceh Utara, Minggu, 30 September 2018.

Mereka turut mengangkat sejumlah batu nisan yang sudah terbenam di Gampong Bomban, Alue Ngom dan Maddi, di Kecamatan Nibong.

Kegiatan praktikum arkeologi ini mendapat apresiasi dari Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar Raniry, Dr Fauzi Ismail, M.Si. Senada dengan Nasruddin, dia mengatakan kegiatan praktikum arkeologi merupakan mata kuliah wajib yang harus diambil mahasiswa. Selain itu, praktikum arkeologi ini juga menjadi wadah dalam memberikan pemahaman arkeologi kepada mahasiswa dan masyarakat.

Praktikum arkeologi ini juga dilaksanakan untuk turut membantu para arekolog yang selama ini berjuang dalam mengungkap dan menjaga sejumlah situs sejarah yang ada di Aceh.

“Salah satu peran mahasiswa adalah menjadi agen atau pelopor untuk memasyarakatkan arkeologi, karena peran mahasiswa sejarah, khususnya arkeologi itu sangat penting dan srategis," kata Fauzi.[acl]

Loading...