Pembangunan Dermaga Apung Simeulu Telah Rampung 90 Persen

Ahmad - habadaily
26 Des 2015, 16:21 WIB
Pembangunan Dermaga Apung Simeulu Telah Rampung 90 Persen Proyek Dermaga Apung, di pulau Simeulue Cut, salah satu pulau terluar NKRI | Foto: Ahmad/Habadaily.com

HABADAILY.COM - Pembangunan Dermaga Apung Sistem Jetty di Kecamatan Simeulu Cut, Kabupaten Simeulu hingga kini telah rampung hingga 90 persen. Pembangunan Dermaga Apung tersebut  menghabiskan anggaran sebesar Rp 18 miliar bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN) tahun anggaran 2015.

Penanggung Jawab Lapangan Proyek Pembangunan dermaga Apung, Popo Z Nanani mengatakan proyek yang berasal dari Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) RI itu direncanakan akan rampung akhir tahun 2015.

"Realisasi pengerjaan proyek ini sudah mencapai 90 persen, jadi akhir tahun ini kita rencanakan selesai dikerjakan," katanya saat peninjauan pengerjaan proyek oleh sejumlah pejabat di Kabupaten Simeulu, Kamis (24/12/2015).

Dalam kunjungan peninjauan itu hadir Wakil Bupati Simeulu Hasrul Edyar, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Simeulu DKP Gusni NM, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Telekomunikasi Kabupten Simeulu Narmiadin, serta dua anggota Dewan setempat.

Popo mengatakan, Dermaga Apung yang sedang dikerjakan tersebut, memiliki panjang jembatan mencapai 60 meter, dengan panjang dermaga sandar kapal mencapai 46 meter, serta lebar jembatan dan sandar 3 meter, dan mampu menampung kapal 350 GT.

Dia berharap, Pemerintah Kabupaten Simeulue dan masyarakat setempat dapat memanfaatkannya dengan baik dan juga  menjaga aset Dermaga Apung itu usai pengerjaan.

Dermaga Apung tersebut dibangun dengan tipe di atas dan menjorok ke laut searah dengan garis pantai dan dihubungkan dengan daratan oleh jembatan. Kemudian membentuk sudut tegak lurus dengan jetty sehingga berbentuk huruf T atau L.

Pembangunan Dermaga Apung ini merupakan program Pemerintah Republik Indonesia untuk merevitalisasi pembangunan di kawasan pulau terluar di seluruh Indonesia.[din]

Loading...