DATA BMKG 11 Juli 2020

Permintaan Cincau Meningkat 200 Persen

Permintaan Cincau Meningkat 200 Persen

Pekerja sedang menyiapkan pesanan cincau, Fotografer, Asri Zaidir

HABADAILY.COM - Permintaan cincau di Banda Aceh pada bulan Ramadan melonjak hingga 200%. Salah satu pabrik cincau di kawasan Blower, Kecamatan Baiturrahman Banda Aceh, bahkan memproduksi cincau hingga 24 jam.

Efrizal (38), pemilik pabrik cincau biasanya usahanya memproduksi hingga enam drum cincau, namun sejak hari pertama ramadan pihaknya telah memproduksi hingga 20 drum lebih perhari. Setiap drum cincau biasanya menghasilkan lebih 5o loyang siap saji. Peningkatan produksi ini efek tingginya permintaan cincau di pasar.

"Beroperasi 24 jam pekerja dibuat dua sift siang dan malam," kata Efrizal, Jum'at (19/06/2015).

Bahan baku cincau sendiri dipesannya dari pulau Jawa, sebab daun cincau Jawa lebih bermutu dari daun cincau sumatera. Pengolahan cincau sangat bergantung dari loyang kosong ditarik dari pedagang sejumlah pasar di Banda Aceh dan Aceh Besar. Loyang kosong inilah yang kemudian diisi kembali para pekerja.

Cincau produksi pabrik Efrizal tak hanya melayani konsumen dari Banda Aceh dan Aceh Besar saja. Pabriknya bahkan sudah memiliki pelanggan tetap dari wilayah Sigli, Sabang, Bireun, hingga Tapak Tuan.

Meski bulan Ramadan permintaan cincau meningkat pesat, namun efrizal tetap memasang bandrol untuk dagangannya seperti biasa RP20 ribu/loyangnya.

“Mau yang beli penjual atau masyarakat sekitar saya tetap jualnya Rp 20 ribu/loyang. Saya juga lebih mengutamakan pembeli harian yang biasanya untuk berjualan ketimbang pembeli musiman," jelas Efrizal.[KTB]

 
Komentar
Terbaru