DATA BMKG 23 Januari 2021

Pertamina Mulai Hadirkan Pertashop di Pelosok Aceh

Pertamina Mulai Hadirkan Pertashop di Pelosok Aceh

Pertashop di pedalaman Aceh Utara.

HABADAILY.COMDi usia ke 75 tahun Indonesia merdeka, Pertamina terus berjuang melebarkan akses energi hingga ke seluruh pelosok negeri. Aceh menjadi provinsi ke-20 yang menghadirkan Pertashop.

Adalah Gampong Seureuke di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, yang menjadi lokasi perdana hadirnya Pertashop besutan Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I. Saat ini di Aceh Utara terdapat 9 SPBU. Namun, tidak semua warga di berbagai pelosok dapat menjangkau stasiun pengisian bahan bakar tersebut.

"Karena itu, Pertashop menjadi solusinya. Ini merupakan lembaga penyalur BBM resmi Pertamina berskala kecil. Dibangun dan dioperasikan untuk melayani kebutuhan warga yang berada di pelosok,” ujar Unit Manager Comm Rel & CSR MOR I M Roby Hervindo

Dijelaskannya, BBM untuk Pertashop disuplai langsung oleh Pertamina. “Jadi berbeda dengan pengecer BBM tak resmi,” katanya.

Pertashop Gampong Seureuke mulai beroperasi sejak 15 Agustus. Menyediakan Pertamax dengan harga sama seperti di SPBU, yaitu Rp9.000 per liter. Ke depan, Pertamina menargetkan tambahan 19 lokasi Pertashop di Aceh. Tersebar di Kabupaten Aceh Utara, Bener Meriah, Bireuen, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Barat, dan Nagan Raya,” papar Roby.

Selain itu, lanjut Roby, keberadaan Pertashop dapat mendongkrak perekonomian lokal karena Pertashop dikerjasamakan dengan pengusaha lokal dan/atau BUMDes.

"Dengan adanya Pertashop di sini tentu dapat menambah penghasilan BUMDes. Juga membuat warga dapat menikmati BBM dan Elpiji berkualitas dengan harga yang sama seperti warga di kota," kata Geuchik Aziz Rusmono, pengelola Pertashop di Gampong Seureuke.

Selain Pertamax, Pertashop juga menyediakan produk unggulan Pertamina yang lain seperti Bright Gas dan Pelumas.

Di Aceh sendiri, konsumsi BBM berkualitas terus mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya. Seperti Pertamax Turbo yang meningkat 23%, Pertamax naik 9% dan Pertalite 8%. Konsumsi Pertamina Dex juga mengalami peningkatan dibanding bulan lalu sebesar 44% dan untuk Dexlite meningkat 26%.

Di sektor elpiji, antusiasme masyarakat Aceh dalam penggunaan elpiji non subsidi Bright Gas juga terus mengalami peningkatan. Varian 12 Kg konsumsinya naik mencapai 57%. Sedangkan Bright Gas 5,5 Kg turut meningkat 23%, berbanding bulan sebelumnya.

Animo warga Aceh begitu besar menggunakan Elpiji Non Subsidi Bright Gas. Selaian itu, melalui Program Pinky Movement, juga melahirkan program Gampong Pinky. Yaitu seluruh masyarakat Gampong Seureuke akan dan siap beralih dari LPG 3 Kg ke Bright Gas,” lanjut Roby.

Pihaknya berharap, dengan hadirnya Pertashop akan terus mempermudah akses masyarakat mendapatkan energi berkualitas. “Kahadiran Pertashop juga dapat meningkatkan perekonomian lokal Aceh," tutup Roby.[]

Komentar
Baca Juga
Terbaru