DATA BMKG 23 Agustus 2019

Ini Harapan DPRA Saat Pertemuan dengan Perusahaan Migas

Ini Harapan DPRA Saat Pertemuan dengan Perusahaan Migas

Tim Pansus DPRA saat pertemuan dengan perwakilan perusahaan Migas di Aceh.

HABADAILY.COMTim Pansus Rencana Umum Energi Aceh (RUEA) DPRA melakukan pertemuan dengan manajemen sejumlah perusahaan Migas yang beroperasi di Aceh, Jumat (19/7). Dalam pertemuan yang digelar di Point A PHE NSB, Nibong, Aceh Utara, ini turut dihadiri perwakilan dari PHE NSB, Medco, dan Triangle Pase.

Dalam pertemuan yang difasilitasi oleh Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) tersebut, Tim Pansus mendengarkan pemaparan tentang jumlah produksi, rencana kerja dan kegiatan pengembangan masyarakat yang dilakukan perusahaan Migas yang beroperasi di Aceh.

Ketua Tim Pansus RUEA, Ermiadi dalam sambutannya mengharapkan industri Migas di Aceh harus mendukung rencana Pemerintah Aceh untuk mencapai program Aceh surplus energi sehingga dapat menyejahterakan masyarakat Aceh. “Hasil kunjungan dan pertemuan dengan berbagai pihak yang menyangkut dengan energi ini nantinya akan kami tuangkan dalam Qanun Energi Aceh,” katanya.

Dengan lahirnya qanun yang mengatur soal energi, lanjut dia, semoga dapat mencapai tujuan besar yaitu Aceh surplus energi. “Selain untuk mencukupi kebutuhan energi di Aceh, juga dapat dijual ke pihak luar, baik itu energi terbarukan maupun energi fosil," ujar Ermiadi.

Sementara Plt Kepala BPMA yang diwakili oleh Kepala Divisi Formalitas dan Hubungan Eksternal BPMA, Radhi Darmansyah menyebutkan, sejauh ini industri Migas di Aceh sudah memberikan sumbangan yang signifikan bagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA). Apalagi mengingat saat ini semua perusahaan Migas yang beroperasi di Aceh sudah berada di bawah pengawasan BPMA.

"Selain memberikan pemasukan bagi daerah melalui dana bagi hasil Migas, perusahaan Migas juga sudah menjalankan program CSR sebagai upaya menyejahterakan masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan. Kita berharap, industri ini ke depan akan semakin berkembang dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Aceh," ujar Radhi Darmansyah.

Presentasi terkait operasi dan potensi Migas di Aceh diberikan oleh API Field Manager PHE NSB Dirasani Thaib, Perwakilan Triangle Pase Incorperated Mirzal Nuardin, dan General Manager PT Medco E&P Malaka.

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh sejumlah anggota tim Pansus RUEA DPRA, tim ahli Pansus, perwakilan PLN, pewakilan Dinas ESDM Aceh, dan perwakilan PT Pembangunan Aceh.[]

Komentar
Baca Juga
Terbaru