Nova Minta Pengusaha Lokal Tidak Hanya Bergerak di Sektor Jasa

Redaksi - habadaily
10 Apr 2019, 21:00 WIB
Nova Minta Pengusaha Lokal Tidak Hanya Bergerak di Sektor Jasa

HABADAILY.COM—Investor dan pengusaha lokal diimbau tidak semata bergerak di bidang jasa, namun harus terjun ke sektor yang lebih luas sehingga mampu menyerap tenaga kerja jauh lebih besar.

Hal tersebut disampaikan Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah usai membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Aceh Tahun 2019 dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Aceh Tahun 2020 di Hermes Palace Hotel, Rabu (10/4/2019).

“Aceh butuh investasi yang mampu menarik jumlah tenaga kerja secara masif dan berkelanjutan. Pemerintah Aceh selama ini telah mengundang investor besar, namun imbasnya membutuhkan waktu yang relatif lama. Oleh karena itu, kita terus mendorong agar pengusaha lokal tidak hanya memanfaatkan sektor jasa semata,” ujar Plt Gubernur.

Nova menjelaskan, beberapa waktu lalu Pemerintah Aceh telah melakukan intervensi terhadap peyaluran Beras Sejahtera, namun pengaruhnya sangat kecil karena hanya mampu menurunkan angka kemiskinan sebesar 0,24 persen.

“Upaya untuk menurunkan angka kemiskinan harus dilakukan secara berkelanjutan dan masif. Nah, ini hanya bisa dilakukan oleh investasi. Jika investasi besar berimbas lama, maka kita harus mendorong investasi mikro, kecil dan menengah dan itu dilakukan oleh putra-putri Aceh,” kata Nova.

Plt Gubernur mencontohkan, untuk berinvestasi, Repsol butuh waktu hingga 2 tahun untuk melakukan survey seismik. Sedangkan eksplorasi baru dilakukan tahun 2020. Dibutuhkan waktu 4 hingga 5 tahun ke depan baru berproduksi dan dapat dirasakan imbasnya bagi perekonomian dan penurunan angka kemiskinan di Aceh.

“Oleh karena itu, kiatnya tentu saja kita harus mendorong industri mikro, kecil, menengah milik putra Aceh sendiri. Makanya saat ini Pemerintah Aceh sedang menggalakkan agar semua konsumsi Pemerintah seperti sembako, air mineral itu harus dibeli di Aceh dan diproduksi oleh rakyat Aceh yang menjalankan usaha di Aceh,” tabah Nova.

Nova merincikan, setidaknya ada potensi sebesar Rp150 miliar belanja Pemerintah Aceh yang bisa diarahkan ke para pengusaha mikro, kecil dan menengah milik putra-putri Aceh yang menjalankan usahanya di Aceh.

“Tidak ada negara besar yang sukses tanpa bantuan sektor swasta. Untuk itu, maka pemerintahan yang kolaboratif harus tercipta di Aceh. Pemerintah dengan anggaran belanjanya memberi stimulus, universitas-universitas mendukung denngan hasil kajian dan penelitiannya, sedangkan sektor swasta mendukung dengan investasinya. Dengan kebersamaan ini, saya yakin kita akan mampu menekan angka kemiskinan dan mewujudkan Aceh Hebat,” kata Nova.[]

Loading...