Waktu Tinggal Dua Pekan

Proyek Pasar Miliaran Rupiah di Simeulue belum Rampung

Ahmad - habadaily
18 Des 2018, 11:07 WIB
Proyek Pasar Miliaran Rupiah di Simeulue belum Rampung Salah satu pasar rakyat yang belum tuntas dikerjakan oleh pihak rekanan, Minggu (16/12/2018). Ahmadi| Habadaily.com

HABADAILY.COM – Pemerintah Kabupaten Simeulue pada tahun 2018 membangun enam pasar rakyat di enam lokasi berbeda. Namun, empat diantaranya realisasi fisiknya masih jauh dari harapan alias tak rampung sesui rencana sebelumnya.

Hal itu diketahui setelah pemerintah setempat melalui Asisten II Bidang Pembangunan, meninjau ke sejemlulah proyek sumber Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2018 tersebut pada 17 Desember 2018. Hasil pemeriksaan, dari enam proyek pembangunan pasar rakyat itu, hanya dua unit kegiatan yang realisasi fisiknya dinyatakan 100 persen dan selesai tepat waktu.

"Dari enam paket yang dibangung, ada empat yang belum tuntas hingga hari ini, dengan estimasi realisasinya rata-rata diatas 67 persen hingga 80 persen, dan dua kegiatan lagi sudah 100 persen", kata Zulfadli Abidin, Asisten II Bidang Pembangunan Kabupaten Simeulue usai meninjau ke lapangan.

Empat proyek pembangunan pasar rakyat yang belum rampung yakni pembangunan pasar rakyat di Desa Latak'Ayah, Kecamatan Simeulue Cut, dengan pagu anggaran Rp. 900 juta yang dikerjakan rekanan CV BK. Estimasi realisasi fisik paket ini sekitar 75 persen.

Pembangunan pasar rakyat di Desa Luan Balu, Kecamatan Teluk Dalam dengan pagu anggaran senilai Rp 1.250 miliar dikerjakan CV KC, dengan estimasi realisasi fisik sekitar 67 persen, pembangunan pasar rakyat di Desa Sanggiran, Kecamatan Simeulue Barat senilai Rp.923 juta yang dilaksanakan CV TO dengan estimasi realisasi sekitar 78 persen.

“Satu lagi pasar rakyat di kawasan Desa Kuala Bakti, Kecamatan Teluk Dalam, dengan pagu anggaran senilai Rp 900 juta yang dikerjakan CV SJ, dengan estimasi realisasi sekitar 80 persen,”rincinya.

Salah satu pasar rakyat yang realisasi fisiknya dinyatakan 100 persen, Sabtu (15/12/2018). Ahmad |Habadaily.com

Sedangkan dua peket dinyatakan rampung yakni pembangunan pasar rakyat di Desa Labuhan Bakti, Kecamatan Teupah Selatan senilai Rp.1.2 miliar dikerjakan CV Dirgantara dan pasar rakyat di Desa Ganting, Kecamatan Simeulue Timur Rp.950 juta oleh CV Rizal Mirtada.

"Pak bupati telah meminta tanggung jawab dan komitmen untuk menyelesaikan kegiatan itu baik kepada rekanan, PPK, Dinas Disperindakop serta pihak Dinas Keuangan, apakah nanti mereka ini sanggup menyelesaikan dengan batas waktu yang diberikan," imbuhnya.[jp]

Loading...