SIFC 2018

Event Freediving Internasional Picu Ekonomi Masyarakat Sabang

Redaksi - habadaily
02 Nov 2018, 21:11 WIB
Event Freediving Internasional Picu Ekonomi Masyarakat Sabang Marianna Gillespie salah satu peserta freediving internasional asal Russia saat melakukan registrasi peserta di Opening Ceremony SIFC 2018/Boy Nashruddin Agus HabaDaily

HABADAILY.COM - Kepala Bidang Pemasaran Disbudpar Aceh, Rahmadhani menyebutkan terjadi penambahan jumlah peserta freediving pada 2018 jika dibandingkan event serupa di Sail Sabang 2017 lalu. Para peserta yang berasal dari 20 negara tersebut juga sudah beberapa hari berada di Sabang untuk latihan sebelum kompetisi digelar.

"Selain jumlah peserta dan hadiahnya lebih banyak serta masa tinggal peserta lebih lama di Sabang, sehingga akan berdampak positif tidak hanya pada branding wisata Aceh secara jangka panjang, tapi juga pada perekonomian masyarakat Sabang secara jangka pendek," kata pria yang akrab disapa Dhani tersebut dalam konferensi pers Opening Ceremony Sabang International Freediving Competition (SIFC) 2018 di Hotel Mata Ie Resort, Sabang, Jumat (2/11/2018).

Dia kemudian merincikan pendapatan yang diperoleh warga lokal dengan event tersebut. Dhani mengatakan ada 40 peserta yang ikut serta dalam kompetisi ini. Masing-masing peserta turut membawa official sehingga jumlah turis dalam event ini ditaksir mencapai 80 orang. 

Para peserta dan official yang sudah beberapa hari di Sabang ini menurut Dhani datang dengan biaya sendiri. Mereka turut berbelanja dengan rata-rata pengeluaran mencapai 50 USD hingga 80 USD perhari untuk setiap orangnya. 

Kabid Pemasaran Disbudpar Aceh, Ramadhani bersama dua atlet freedive di pembukaan SIFC 2018/M Fadhil

Hal senada disampaikan Sekretaris Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Kemenpar RI, Ratna Suranti. Dia mengatakan para peserta freedive ini sudah sejak 16 Oktober 2018 untuk latihan. Artinya mereka sudah berada di Sabang dan Aceh selama 25 hari.

"Mereka tidak dibayar, tetapi menggunakan ongkos sendiri baik berbelanja maupun menyewa hotel. Mereka membawa uang dalam bentuk ratusan dolar, yang semua dibelanjakan di sini. Mereka makannya saja di tempat yang harganya wah. Jadi bayangkan berapa nilai uang yang masuk ke Sabang selama mereka di sini," kata Ratna.

Seperti diketahui, event SIFC 2018 diikuti oleh 40 peserta dari 23 negara. Mereka berasal dari Austria, Cina, Jerman, Indonesia, Macau, Malaysia, Brunai Darussalam, Jepang, Hongkong, Hongaria, Korsel, Belanda, dan Filipina. 

Selain itu, adapula yang berasal dari Singapura, Swiss, Thailand, Rusia, Afrika Selatan, Taiwan, Ukraina, Swedia, Inggris dan Amerika Serikat.

"Ada tiga jenis perlombaan yang akan dipertandingkan dalam event ini, yaitu Constant Weight yang diselenggarakan 3-4 November, Free Immersion 5-6 November, dan Constant Weight No Fins pada 7-8 November," kata Dani seraya mengatakan event ini memperebutkan total hadiah sebesar Rp100 juta atau sekitar 13,333 USD.[boy]

Loading...