Daya Beli Menurun, Aceh Deflasi 0,26 Persen di April 2018

A H Firsawan - habadaily
03 Mei 2018, 16:44 WIB
Daya Beli Menurun, Aceh Deflasi 0,26 Persen di April 2018 Ilustrasi

HABADAILY.COM - Provinsi Aceh mencatat deflasi sebesar 0,26 persen selama April 2018. Agregat tersebut dicapai karena tiga kota di Provinsi Aceh mengalami deflasi, yaitu Kota Banda Aceh deflasi sebesar 0,10 persen, Kota Lhokseumawe deflasi 0,45 persen, dan Kota Meulaboh deflasi 0,52 persen.

Deflasi adalah suatu periode di mana harga-harga secara umum jatuh dan nilai uang bertambah. Deflasi tersebut terjadi karena kurangnya jumlah uang yang beredar (daya beli msyarakat menurun).

Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Aceh Wahyuddin menyebutkan, deflasi disebabkan oleh penurunan indeks harga konsumen di kelompok bahan makanan sebesar 1,49 persen dan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,03 persen.

Pada April 2018, dari 210 jenis barang dan jasa yang harganya berubah, 116 jenis barang dan jasa menunjukkan peningkatan harga dan 94 jenis lainnya turun.

"Kalau dilihat dari persentase perubahan Indeks Harga Konsumen April 2018 terhadap Maret 2018, Aceh deflasi 0,26 persen. Tapi secara year to year dari April 2018 terhadap April 2017, Aceh inflasi sebesar 3,98 persen," ujar Wahyuddin di Banda Aceh, Rabu 2 Mei 2018.

Sementara itu, komponen inti pada April 2018 inflasi sebesar 0,12 persen, komponen harga diatur pemerintah inflasi sebesar 0,4 persen, dan komponen bergejolak mengalami deflasi 1,68 persen.

Deflasi terjadi pada kelompok bahan makanan, terutama pada kelompok sayur-sayuran, ikan segar, padi-padian, umbi-umbian, ikan, telur, dan lainnya. Sedangkan inflasi terjadi pada kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan, kelompok sandang, kelompok makanan jadi, minuman jadi, rokok, dan tembakau, kelompok kesehatan, serta kelompok perusahaan, air, listrik, gas dan bahan bakar. [jp]

Loading...