DATA BMKG 07 April 2020

Otoritas Tiongkok Klaim Pasien Pertama COVID-19 Ditemukan

Otoritas Tiongkok Klaim Pasien Pertama COVID-19 Ditemukan

Seorang petugas menyomprot anti virus corona di banda aceh | FOTO: HABADAILY.COM/SURYADI KTB

HABADAILY.COM - Dunia terus melakukan berbagai upaya untuk bisa menghentikan wabah virus Corona yang belakangan sudah menjadi pandemi global. Tak hanya dari segi mencegah penyebaran lebih lanjut, berbagai otoritas terkait juga melakukan hal lain seperti menemukan vaksin.

Sebelumnya peneliti mencurigai virus yang masih "berkeluarga" dengan penyebab SARS dan MERS itu berasal dari kelelawar. Virus itu kemudian "melompat" ke manusia dan kini bisa menyebar tanpa perantara hewan lagi.

Alasan itulah yang melatarbelakangi para peneliti mencari siapa pasien pertama yang terinfeksi SARS-CoV-2. "Jika peneliti dapat melacak kasus paling awal, mereka mungkin dapat mengidentifikasi hewan inang tempat virus bersembunyi," demikian kutipan penjelasannya, dilansir dari Kompas seperti diberitakan wowkeren.com.

Selain itu, kasus positif COVID-19 yang tak terdokumentasi bisa berkontribusi banyak terhadap penelitian terkait penularan penyakit tersebut. Hal ini tentu dapat meningkatkan pemahaman ancaman virus.

Dan kini sang pasien pertama sudah mulai terlacak, sebagaimana dikutip dari South Morning China Post. Adalah seorang individu berusia 55 tahun yang berasal dari Provinsi Hubei, Tiongkok yang disebut-sebut menjadi orang pertama terjangkit COVID-19.

Menariknya, kasus tersebut tercatat pada 17 November 2019, atau sebulan lebih awal dari catatan dokter di Kota Wuhan. Setelah kasus itu, sebanyak satu sampai lima kasus baru dilaporkan setiap hari. Hingga pada 15 Desember 2019 total kasus positif mencapai 27.

Kasus harian tampaknya terus meningkat setelahnya dengan jumlah kasus mencapai 60 pada 20 Desember 2019. Baru pada akhir Desember 2019 dokter di Tiongkok menyadari bahwa mereka menghadapi penyakit baru yang tak terkendali.

Ketika kesadaran itu tiba, jumlah kasus positif COVID-19 sudah mencapai 180 orang. Namun demikian masih ada keraguan bahwa individu tersebut merupakan pasien pertama yang terjangkit COVID-19.

 

Sumber:wowkeren.com

Komentar
Baca Juga
Terbaru