DATA BMKG 10 Agustus 2020
Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh Sepakati Konektivitas Andaman-Nicobar

Pemerintah Aceh Sepakati Konektivitas Andaman-Nicobar

Iriansyah menerima Kujungan Kehormatan Delegasi India bersama Tim Kementrian Luar Negeri RI di Aula Rumah Dinas Wakil Gubernur Aceh, Banda Aceh, Sabtu (6/12).

HABADAILY.COM—Pemerintah Aceh sepakat melakukan pengembangan konektivitas dan kerjasama ekonomi antara Aceh dengan Kepulauan Andaman-Nicobar, India. Kerjasama tersebut untuk menjajaki proyek bidang infrastruktur, pariwisata, perikanan, dan energi.

Hal itu disampaikan oleh Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah saat menerima Kujungan Kehormatan Delegasi India bersama Tim Kementrian Luar Negeri RI di Aula Rumah Dinas Wakil Gubernur Aceh, Banda Aceh, Sabtu (6/12).

Nova mengatakan antara Aceh dan Andaman-Nicobar memiliki kesamaan yaitu sebagai kawasan strategis yang terletak di sepanjang salah satu jalur pelayaran internasional tersibuk di dunia (Selat Malaka). Dengan demikian, membuat Aceh dan Andaman-Nicobar memiliki kemiripan karakteristik maritim, yaitu dengan mengandalkan sektor pariwisata, perikanan, dan kemampuan pengiriman melalui jalur laut.

Ia menyebutkan, Aceh memiliki banyak potensi dan peluang untuk dikembangan dan dipromisikan. Antara lain meliputi 4 sektor yang akan diperkuat oleh Pemerintah Aceh seperti agroindustri, energi dan infrastruktur, pariwisata, dan zona pengembangan bisnis.

Untuk itu, melalui pertemuan ini, kata Nova, akan menghasilkan rencana positif berkaitan tindak lanjut kemitraan yang dijalin antara Pemerintah Indonesia di Aceh dan Andaman dan Nicobar dalam beberapa bidang kerja sama. “Saya yakin, melalui  pertemuan ini akan sangat berkontribusi pada pengembangan wilayah Aceh kedepannya,” kata Nova.

Bidang kerjasama yang akan di jajaki Pemerintah Aceh dan Andaman-Nicobar antara lain perdagangan dan investasi, pengembangan konektivitas, pengembangan sumber daya kelautan dan perikanan secara berkelanjutan, pertukaran pariwisata dan budaya, akademik, sains dan teknologi, pengembangan pelabuhan dan infrastruktur pengiriman dan sekitar Sabang.

Untuk mendukung hal itu, saat ini Pemerintah Aceh sudah melakukan mengembangkan Pelabuhan Bebas Sabang dan Zona Perdagangan Bebas, membangun infrastruktur untuk meningkatkan konektivitas antara transportasi darat dan udara, dan logistik.

Dengan upaya pemebenahan terebut, Nova berharap akan berdampak baik untuk mengakselerasi pembangunan Aceh serta  kemitraan yang dijalin akan terus berlanjut intim sebagai negara tetangga, Indonesia-India.

Sementara itu, Assisten Deputi Kerja Sama dan Sub Regional Kemenko Perekonomian RI Netti Muharni mengatakan pertemuan ini untuk membahas tindak lanjut kerjasama billateral antara Pemerintah Indonesia melalui Pemerintah Aceh dengan India

Hal itu dilakukan mengingat kondisi geografis dan historis antara Aceh dan India cukup dekat di masa lalu. Karena itu, hubungan tersebut harusnya dapat dipupuk kembali untuk saling menguatkan konektivitas dari berbagai bidang. “Kita melihat ada hubungan itu di masa lalu, maka itu kita mengupayakan bagaiaman cara menggerakan kembali hubungan-hubungan di masa lalu itu,” kata Netty.[]

Komentar
Baca Juga
Terbaru