DATA BMKG 23 Januari 2021

Otoritas Keuangan di Aceh Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Covid-19 dan Banjir

Otoritas Keuangan di Aceh Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Covid-19 dan Banjir

Serah-terima bantuan untuk warga terdampak covid-19 dan korban banjir.

HABADAILY.COM—Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Aceh bersama Industri Jasa Keuangan Perbankan, Pasar Modal, dan Industri Keuangan Non Bank (IKNB) yang tergabung dalam Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Provinsi Aceh dan Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Aceh menggalang donasi bantuan kepada warga terdampak covid-19 serta banjir Aceh Timur dan Aceh Utara.

Bantuan senilai Rp113.500.000 itu disalurkan dalam bentuk alat pertanian dan perlengkapan sekolah melalui Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI).

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Aceh, Yusri, mengatakan berempati terhadap korban banjir dengan memberikan bantuan kepada mereka akan sangat bermanfaat. 

“Donasi terkumpul ini merupakan wujud kepedulian OJK bersama Industri Jasa Keuangan Perbankan, Pasar Modal dan IKNB yang tergabung dalam FKIJK Provinsi Aceh dan BMPD Aceh,” terang Yusri saat acara penyerahan simbolis bantuan di Kantor OJK Provinsi Aceh, Banda Aceh, Kamis 7 Januari 2021 yang dihadiri oleh 25 instansi.

Kepala Cabang ACT Aceh Lisdayanti mengatakan bantuan alat pertanian sangat dibutuhkan para petani korban banjir yang telah mengalami kerugian. ACT saat ini juga sedang berupaya memperkuat program-program kemanusiaan bidang pangan sehingga manfaatnya begitu terasa kepada masyarakat.

Ia berharap, kolaborasi kebaikan antara ACT bersama OJK Provinsi Aceh, MRI, FKIJK, BMPD ke depan dapat diperkuat lagi agar banyak orang membutuhkan terbantu. Alhamdulillah, tahun 2020 jumlah penerima manfaat dari program-program ACT Aceh lebih dari 41.000 orang,” ungkapnya.

“Terima kasih kepada OJK Provinsi Aceh, FKIJK, IKNB, dan BMPD atas kepercayaannya menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak covid-19 serta banjir Aceh Timur dan Aceh Utara melalui ACT Aceh bersama MRI,” pungkas Lisdayanti.

Hal senada disampaikan oleh Ketua FKIJK Haizir Sulaiman. Menurutnya, mengumpulkan sumber dana ini bisa bermanfaat kepada masyarakat. “Insya Allah bantuan ini bisa sedikit membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di Aceh Timur dan Aceh Utara,” imbuhnya.

Perwakilan BMPD Aceh Wawan Ruswanto dalam sambutannya mengharapkan penyaluran bantuan tersebut bisa menginspirasi banyak orang serta menyebarkan spirit kemanusiaan lebih luas lagi.[]

Komentar
Baca Juga
Terbaru