DATA BMKG 19 September 2020

Ke KUA pun Jangan Lupa Pakai Masker

Ke KUA pun Jangan Lupa Pakai Masker

Prosesi akad nikah dengan protokol kesehatan yang ketat.

HABADAILY.COM—Bagi Anda yang ingin berurusan dengan Kantor Urusan Agama (KUA) di Aceh, jangan lupa mengunakan masker. Pasalnya, setiap KUA di Aceh mewajibkan para tamu yang ingin mendapatkan  pelayanan harus mengikuti protokol kesehatan.

Kantor Urusan Agama di Aceh berupaya keras meningkatkan aturan pelayanan, baik untuk pengurusan pernikahan maupun urusan lainnya, Namun, semua tamu yang berkunjung ke sana diwajibkan mengunakan masker. Ketegasan itu dilakukan seiring dengan semakin meningkatnya kasus penyebaran Covid-19 di Aceh.

Antara lain seperti yang diterapkan KUA di Kecamatan Matang Kuli, Aceh Utara. Setiap tamu yang ingin mendapatkan pelayanan di kantor tersebut harus mengikuti protokol kesehatan, seperti wajib memakai masker, cuci tangan, mengambil nomor antrian, dan tidak boleh berkumpul (berkerumun).

“Setiap tamu harus mengunakan masker. Kalau tidak ada masker maka harus keluar terlebih dahulu membelinya, setelah itu baru kembali lagi,”sebut Kepala KUA Kecamatan Matangkuli, Tgk Helmi Saputra Maddin.

Menurut Tgk Helmi, pada intinya semua harus mengikuti protokol kesehatan, baik itu pekerja maupun tamu. Pihaknya berhak menolak memberi pelayanan jika ada yang belum mengikuti anjuran tersebut.

“Kami memang menyediakan masker tetapi terbatas. Saya melihat, untuk mendapatkan masker bukan hal yang sulit saat ini, karena di mana mana dijual, tapi kesadaran mengunakan masker masih kurang bagi sebagian masyarakat,” sebutnya.

Selain itu, menurut Helmi, ketegasan itu mulai diperketat, karena tingkat peredaran virus corona tersebut mulai meningkat, sementara jumlah kunjungan warga untuk mendapatkan pelayanann masih sama seperti sebelum wabah tersebut menyebar di Aceh.

“Jumlah yang menikah saja sejak dua bulan terakhir ada 20 pasangan, kemudian yang membuat rekomendasi nikah keluar juga ramai. Hampir setiap hari ada. Jadi kita perketat agar kita sama sama menjaga kesehatan kita. Paling tidak, kita menjaga diri sendiri dan tidak menyebarkan ke orang lain,” ujarnya.

Penerapan bermasker untuk mendapatkan pelayanan di KUA juga dilakukan di Kecamatan Blangpidie, Aceh Barat Daya (Abdiya). Kepala KUA Kec Blangpidie Khairul Huda dengan tegas menolak melayani calon pengantin yang tidak mengenakan masker saat mengurus berkas proses pernikahan atau hendak melangsungkan pernikahannya.

“Sebenarnya kita suruh pulang untuk mengambil masker, kalau persoalan pernikahan tetap kita jalankan. Hanya saja, jika pasangan tersebut tidak menggunakan masker kami tidak bakal melayani,” sebutnya.

Diakui Tgk Khairul, persoalan virus ini tidak begitu diketahuinya. Namun sejumlah korban berjatuhan dan ada yang meninggal dunia. Apalagi baru-baru ini di wilayahnya ada 7 warga positif covid-19. Dengan demikian, pihaknya mengharuskan mencuci tangan bagi setiap tamu sebelum melaksanakan aqad nikah, dan tidak mengizikan masuk ke kantor terlalu ramai.

“Pernah ada kejadian kita menyuruh catin pulang untuk mengambil masker. Bukan tidak kita nikahkan, tapi perlu ketegasan karena saya menginginkan kesadaran masyarakat menggunakan masker harus tinggi,” sebutnya.[]

Komentar
Baca Juga
Terbaru