DATA BMKG 16 April 2021

Rafli Ajak BPKS Susun Strategi Baru

Rafli Ajak BPKS Susun Strategi Baru

Rafli berkunjung ke kantor BPKS di Sabang.

HABADAILY.COM—Anggota Komisi VI DPR-RI Rafli mendesak Badan Penguasaan Perdanganan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) untuk menyusun strategi baru arah pembangunan Pulau Weh ke depan.

Desakan ini disampaikan Rafli saat melakukan kunjungan kerja ke kantor BPKS yang diterima Wakil Kepala BPKS Islamuddin dan sejumlah direktur,  Rabu (04/03/20).

Menurut Rafli, sejauh ini belum memiliki sebuah desain yang mampan tentang arah rencana pembangunan Sabang ke depan. Padahal, BPKS seharusnya menjadi wadah tempat masyarakat meyandarkan diri dalam meningkatkan perekonomian.

”BPKS masih membutuhkan banyak pembenahan dalam mewujudkan Kawasan Pelabuhan Bebas Sabang sebagai pelabuhan internasional. Jadi masih banyak yang harus dibenahi oleh BPKS, sebutnya.

Selain program kerja, lanjut Rafli, membangun hubungan kerja dengan stakeholder terkait, juga penting dalam mewujudkan Pelabuhan Bebas Sabang yang layak dan modern.

“Menjalankan roda pemerintahanan ini tidak boleh sendiri-sendiri, seluruh element yang berkaitan dengan BPKS harus dilibatkan maksimal, sehingga BPKS hadir sesuai harapan masyarkat, ujarnya.

Rafli menambahkan, Sabang yang banyak dikunjungi turis mancanegara juga belum masuk dalam sepuluh destinasi Indonesia. Padahal, Sabang memiliki keindahan alam yang lebih menarik dari daerah lain. “Objek wisata kita belum tertata rapi, selama ini masih pengelolaannya sangat tradisonal. MCK saja masih kurang di lokasi wisata, bagaimana pengunjung bisa nyaman, urainya.

Selain melakukan kunjungan kerja ke kantor BPKS di sabang, sebelumnya Rafli juga menyempatkan diri melihat langsung kantor BPKS  Pembantu yang ada di kawasan Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar. Rafli mengaku prihatin karena di pulo tersebut masih kurang aktifitas yang dilakukan BPKS dalam menunjang ekonomi masyarakat.

“Pulo Nasi dan Pulo Breuh memiliki sumber daya alam yang berlimpah, warga butuh dukungan dan bimbingan, di sini BPKS harus berperan,” sebut Rafli.

Kunjungan sehari ke kepulauan ini, Rafli ikut membawa para pengusaha dari Aceh dan Singapore untuk melihat langsung potensi alam Aceh dan peluang investasi yang bisa dilakukan di dua kepulauan tersebut.[]

 

 

Komentar
Baca Juga
Terbaru