DATA BMKG 14 Oktober 2019

JAPFA dan Unsyiah Dirikan Teaching Farm di Aceh Besar

JAPFA dan Unsyiah Dirikan Teaching Farm di Aceh Besar

Peresmian pembangunan Teaching Farm di Ie Suum, Aceh Besar.

HABADAILY.COM—Perusahaan Agrobisnis terkemuka yaitu PT JAPFA Comfeed Indonesia Tbk melalui anak perusahaannya PT Indojaya Agrinusa, menjalin kerja sama dengan Universitas Syiah Kuala. Keduanya sepakat mendirikan Teaching Farm di Gampong Ie Suum, Kecamatan Masjid Raya Raya, Aceh Besar.

Dalam project ini, Unsyiah menyediakan lahan untuk membangun Teaching Farm. Sementara pembiayaan dan teknis pembangunanya ditangani oleh PT Indojaya Agrinusa.

Kandang yang mampu menampung sekitar 20.000 ekor ayam ini, kemudian diresmikan oleh Presiden Komisaris PT JAPFA H Syamsir Siregar. Sebelumnya, Syamsir telah meresmikan terlebih dahulu Pabrik Penetasan Telur (Hatchery) di Gampong Jawie, Kecamatan Seulimum, Aceh Besar.

Head of Operation JAPFA Sumbagut Anwar Tandiono menjelaskan, Teaching Farm ini terdiri dari tiga kandang besar yaitu Comercial Farm Closed House, Open House Panggung dan Open House Postal.  Semua jenis kandang tersebut memiliki ukuran yang sama yaitu 8 x 70 meter,” sebut Anwar, Selasa (8/10).

Teaching Farm ini juga bisa menjadi media pembelajaran bagi semua fakultas yang ada di Unsyiah yang multi disiplin ilmu. Anwar mengunkapkan, pihaknya sengaja mendirikan tiga jenis kadang agar bisa menjadi perbandingan bagi mahasiwa untuk menilai sendiri kelebihan serta kekurangannya.

“Jadi dengan tiga  model ini, semakin gampang kita membuat perbandingan dari segala aspek. Itulah arti Teaching Farm yang sebenarnya. Kita berharap, nantinya bisa lahir entrepreneur muda atau peternak baru dari Unsyiah,” ujarnya.

Syamsir Siregar mengatakan pendirikan Teaching Farm ini adalah bagian dari kesepakatan kerja sama Unsyiah dengan JAPFA pada 2018 silam. Sebelumnya, JAPFA telah memberikan kesempatan magang kepada mahasiswa Unsyiah, seminar pendidikan serta pemberian beasiswa.

Syamsir berharap, pendirian Teaching Farm ini mampu menjadi media pembelajaran bagi mahasiswa Unsyiah untuk memasuki industri peternakan.

 

“Dengan adanya  fasilitas ini diharapkan generasi penerus bangsa dapat mendalami dunia perunggasan secara praktek, dan ke depannya dapat melakukan inovasi untuk meningkatkan kualitas peternakan di Indonesia,” ucapnya.

Sementara itu, Rektor Unsyiah Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng  mengucapkan rasa terima kasih atas dukungan JAPFA dalam upaya mengembangkan mutu pendidikan dan penelitian mahasiswa Unsyiah, melalui pendirian Teaching Farm ini.

Rektor mengungkapkan, bahwa Fakultas Kedokteran Hewan Unsyiah adalah satu-satu fakultas yang ada di Sumatra. Lulusan FKH Unsyiah  juga telah teruji dengan baik mutunya. Hal dilihat dengan banyaknya alumni FKH yang bekerja di JAPFA di berbagai divisi perusahaan tersebut.

Untuk itulah, Unsyiah terus berkomitmen untuk mengembangkan fakultas ini. Salah satunya melalui penambahan kuota penerimaan mahasiswa baru tahun depan nanti.

“Oleh karena itu, pendirian Teaching Farm ini sejalan dengan cita-cita Unsyiah untuk terus mengembangkan mutu pendidikan dan penelitan, sehingga FKH Unsyiah bisa terus berkontribusi dalam upaya pengembangan dunia peternakan di Indonesia,” ucap Rektor.

Turut hadir dalam kegiatan ini Bupati Aceh Besar Mawardi Ali, Kepala BNN Pusat Heru Winarko, Chief Operating Officer JAPFA Bambang B Hendarto,  Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Dr drh Muhammad Hambal, Kepala Dinas Peternakan Aceh serta pejabat lainnya.[]

Komentar
Baca Juga
Terbaru