DATA BMKG 14 Oktober 2019
Pemko Banda Aceh

146 Pejabat Pemko Banda Aceh Dilantik

146 Pejabat Pemko Banda Aceh Dilantik

Prosesi pelantikan sejumlah pejabat Pemko Banda Aceh.

HABADAILY.COM—Walikota Banda Aceh Aminullah Usman melantik 146 pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Banda Aceh. Pelantikan dan pengambilan sumpah dilakukan, Senin (26/8/2019), di Aula Lantai IV Gedung Mawardy Nurdin Balai Kota Banda Aceh.

Dari daftar yang dilantik, terdapat tiga orang pejabat eselon II b, yakni Hamdani sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota (DLHK3), Rizha sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), dan Muzakir sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.

Di jajaran eselon IIIa, Aminullah melantik 14 orang pejabat, di antaranya Reza Kamilin sebagai Camat Kuta Alam, Faidian Faisal SSTP sebagai Camat Banda Raya, Akbar Mirza SSTP sebagai Pj Kepala Sekretariat Baitul Mal, dan Fahrul Razi SSTP sebagai Sekretaris Dinas Syariat Islam. Selanjutnya, Aminullah juga melantik Dody Haikal SSTP sebagai Sekretaris DLHK3, Nurhasanah sebagai Sekretaris BKPSDM, Heru Triwijanarko sebagai Sekretaris Satpol PP dan WH, Mirzayanto sebagai Sekretaris pada Dinas Pendidikan Dayah dan beberapa pejabat eselon IIIa lainnya.

Dari 146 pejabat eselon II, III dan IV yang dilantik, rinciannya eselon II b tiga orang, eselon IIIa 14 orang, eselon IIIb 32 orang, eselon IVa 81 orang, eselon IVb 15 orang dan Kepala Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF) 1 orang.

Dalam sambutannya, Aminullah mengatakan pelantikan ini merupakan hal yang biasa dan lumrah di dalam suatu organisasi, terlebih dalam organisasi pemerintahan, guna melakukan penyegaran terhadap kinerja pemerintahan.

“Mutasi jabatan adalah salah-satu upaya penyegaran bagi pejabat struktural  yang mendudukinya, dengan harapan dapat bekerja lebih baik pada jabatan yang baru,” ujar Aminullah.

Bagi pejabat yang mendapatkan promosi, walikota mengatakan itu adalah salah-satu bentuk penghargaan yang diberikan Pemerintah kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah memenuhi beberapa   persyaratan tertentu. “Namun perlu diingat, jabatan bukanlah hak, tapi merupakan amanat dari pemerintah yang berisi serangkaian tugas dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan dan dipertanggungjawabkan,” ujar Aminullah.

Dalam kesempatan ini, walikota menyampaikan sejumlah pesan kepada para pejabat yang baru dilantik. Mereka diminta segera melaksanakan konsolidasi terhadap pegawai yang ada untuk pelaksanaan kegiatan.

“Saat ini kita berada di pertengahan 2019, masih banyak tugas-tugas yang harus diselesaikan dengan cepat dan tepat,” katanya mengingat.

Para pejabat ini juga diingatkan melaksanakan fungsi-fungsi kepemimpinan dengan tetap melakukan konsultasi keatas, serta koordinasi kesamping, juga mengawasi pihak dibawahnya, sehingga terjadi sinergi terhadap pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan.

Bagi SKPK yang menangani PAD daerah, Aminullah meminta mereka untuk terus bekerja Maksimal dalam mengejar target PAD 2019.

“Perlu juga Saya ingatkan, tugas pelayanan bukanlah pekerjaan biasa dan mudah, apalagi kebutuhan dan kepentingan masyarakat semakin meningkat dan beragam. Dimana saat ini masyarakat semakin kritis dalam menuntut hak-haknya, termasuk hak untuk mendapatkan pelayanan terbaik dari aparatur pemerintahan. Karenanya, tempatkanlah diri saudara-saudara sebagai pelayan masyarakat,” tutup walikota.[]

 

Komentar
Baca Juga
Terbaru