DATA BMKG 10 Agustus 2020
Sakit di Selat Benggala

Basarnas Evakuasi Seorang ABK Kapal Kargo Berbendera Liberia

Basarnas Evakuasi Seorang ABK Kapal Kargo Berbendera Liberia

Tim Basarnas ketika mengevauasi ABK kapal kargo bernama MV Captain Tassos D berbendera Liberia , Jumat (27/07/2018) siang | IST

HABADAILY.COM - Basarnas kembali melakukan evakuasi medis terhadap warga negara asing (WNA) yang mengalami sakit saat berlayar. Kali ini, seorang ABK kapal kargo bernama MV Captain Tassos D berbendera Liberia dievakuasi karena sakit, Jumat (27/07/2018) siang.

Kakansar Banda Aceh, Hari Adi Purnomo melalui Kapten kapal KN Kresna, Supriyadi mengatakan, pihaknya berangkat menggunakan KN Kresna dari Pelabuhan Ulee Lheue sekira pukul 13.00 WIB setelah memperoleh informasi adanya ABK kapal yang sakit dan harus dievakuasi.

"Kapal kargo berbendera Libra itu berangkat dari Brasil ke Singapura, dinahkodai oleh Kapten Grygoriy Deryabin, dia meminta bantuan evakuasi medis ke Basarnas Pusat yang Kamis 26 Juli 2018 pagi dan kemudian diteruskan ke kita," ujarnya saat dikonfirmasi.

Supriyadi menjelaskan, ABK yang sakit bernama Rubar Araya Rubio (40), warga Filipina. Ia diketahui mengalami sakit tekanan darah yang tidak stabil atau darah tinggi. Tim yang terlibat menjemput ABK tersebut di kawasan Selat Benggala.

"Setelah tiba dan bersandar di kapal kargo itu, pasien diperiksa termasuk dokumen lainnya. Setelah itu kita bawa kembali ke Pelabuhan Ulee Lheue dan dibawa ke Rumah Sakit Harapan Bunda menggunakan ambulans milik Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP)," jelasnya.

Sebelumnya, tim yang terlibat juga memeriksa dan memastikan tidak adanya virus atau penyakit menular dari kapal tersebut. Evakuasi sempat terhambat dikarenakan gelombang laut yang mencapai lebih kurang 2,5 meter dan angin dengan kecepatan 50 knots dari arah barat daya.

"Medivac berjalan lancar, pihak yang terlibat yakni SAR, KKP, Lanal, Imigrasi, KSOP serta keagenan pelayanan PT Pelni dan lainnya," tambah Kapten Supriyadi. [jp]

Komentar
Terbaru