DATA BMKG 28 Februari 2020
Ketua Umum Ditahan KPK

Tiyong Siap Pimpin PNA Gantikan Irwandi Yusuf

Tiyong Siap Pimpin PNA Gantikan Irwandi Yusuf

Samsul Bahri alias Tiong | Foto Pikiran Merdeka

HABADAILY.COM -  Paska penetapan tersangka dugaan suap terhadap Ketua Umum DPP Partai Nanggroe Aceh (PNA) Irwandi Yusuf oleh KPK RI,  pengurus dan kader PNA se- Aceh mulai membicarakan tentang Ketua Harian DPP-PNA.

Samsul Bahri alias Tiyong adalah salah satu paling dijagokan sebagian besar Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) untuk memimpin partai politik lokal tersebut.  Permintaan pun disikapi baik oleh Tiyong dan menyatakan siap untuk mengemban kembali tugas mulia tersebut.

“Diambil demi kemaslahatan PNA di masa mendatang, saya siap memimpin upaya konsolidasi internal dengan melibatkan segenap kader dan pengurus di seluruh Aceh,” kata Samsul Bahri alias Tiyong dalam siaran persnya, Jumat (06/07/2018).

Diakuinya, penetapan Ketua Harian DPP-PNA mendesak dilaksanakan mengingat dalam waktu berdek PNA menghadapi dua momentum yang sangat menguras energi. Pertama, peristiwa penetapan tersangka dan penahanan Ketua Umum DPP PNA.

Penetapan tersangka dan penahanan terhadap Irwandi Yusuf (Gubernur Aceh-red) telah menimbulkan efek guncangan serta tekanan psikologis sangat berat bagi kader. Kedua, tahapan Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 baru saja dimulai.

“PNA sebagai salah satu peserta Pileg, tentu menginginkan agar dapat meraih hasil yang maksimal. Menghadapi tahapan Pemilu tanpa kehadiran Ketua Umum adalah pekerjaan berat yang tetap harus kami jalankan,” ujar Tiyong.

Tiyong juga kembali menghimbau seluruh kader PNA agar tetap tenang dan menghindari reaksi-reaksi negatif  atas penetapan Ketua Umum DPP PNA sebagai tersangka suap oleh KPK.  Reaksi-reaksi tak sehat akan merugikan sendiri bagi PNA dan Irwandi  Yusuf.

“Saya menyadari peristiwa tersebut adalah pukulan berat untuk kita semua. Namun kita harus tetap kuat. Kita harus tetap semangat untuk meneruskan kerja-kerja membesarkan partai sebagaimana yang diinginkan oleh Pak Irwandi. Kita semua yakin beliau tak bersalah. Kita semua percaya beliau tak pernah melakukan perbuatan seperti yang dituduhkan oleh KPK,” tegas Tiyong.

Sebaliknya atas musibah menimpa Ketua Umum DPP-PNA semoga semua kader memberikan dukungan moril dengan berbagai ikhtiar positif kepada  kepada partai dan Irwandi Yusuf.  “Lebih baik kita memohon doa kepada Allah agar beliau dimudahkan dalam menjalani proses hukum serta terbebas dari berbagai sangkaan sehingga beliau dapat segera kembali bersama kita lagi,” tambahnya.

Menyangkut upaya advokasi hukum untuk Irwandi Yusuf, DPP PNA akan menyiapkan tim hukum terbaik untuk mendampingi  Irwandi dalam menjalani proses pemeriksaan hingga peradilan. DPP PNA juga akan terus memantau dan terlibat aktif untuk memastikan proses hukum terhadap beliau berjalan secara adil. Pun demikian kami meminta agar kita semua tetap menghargai proses hukum yang sedang berjalan di KPK.

Kepada seluruh pengurus PNA dari tingkat DPP hingga tingkat Gampong, Tiyong  berharap untuk tetap bekerja seperti biasanya. Mari kita terus galang dukungan rakyat untuk memberikan kepercayaannya kepada PNA.  Demikian juga kepada seluruh Calon Legislatif (Caleg) dari PNA untuk Pileg 2019 agar tetap fokus mengikuti proses administrasi pencalonan sesuai tahapan yang telah ditentukan KIP Aceh dan KIP Kabupaten/ Kota.

“Jadikan momentum ujian yang sedang dihadapi oleh Ketua Umum sebagai bahan renungan dan evaluasi untuk kerja-kerja kita kedepan. Rapatkan barisan, hilangkan segala ego dan perbedaan. Mari bersatu padu bekerja untuk pemenangan Pemilu 2019. Dengan kerja-kerja kolektif seluruh kader kita harapkan mesin partai akan bergerak maksimal sehingga hasil Pileg tahun depan dapat kita raih sesuai target yang telah ditetapkan,” pungkas Tiyong. [jp/ril]

Komentar
Terbaru